Berandanews24,Jakarta Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center H. Dian Surahman menyampaikan kepada seluruh Ketua Pimpinan Wilayah se Indonesia untuk memberikan laporan perkembangan kinerja Kepolisian Daerah masing masing ke DPP FRIC
Ketum FRIC ” berikan informasi terkait personel Polri yang berprestasi , agar kita rekomendasikan kepada Pucuk tertinggi Polri , juga pimpinan Polri daerah yang tidak Sienrgi dengan FRIC informasikan juga (20/03/2026)
Fast Respon Indonesia Center terbentuk guna mendukung Polri dan disahkan langsung oleh Kapolri , Wakapolri , Irwatsum , Kabareskrim , Kabaintelkam dan para Jenderal pendiri lainnya yang mengakui terbentuknya FRIC untuk mendukung dan menjaga marwah Polri
Jika ada pimpinan yang tidak respon dan sinergi terhadap FRIC laporkan kesaya , kita wada organisasi yang sengaja dibentuk oleh Polri, jika tidak ada yang mendukung laporkan , biar kita sampaikan kepada Kapolri,
karena kita memang untuk Polri dan loyal serta solid tidak ada yang diragukan terhadap FRIC dan tetap satu komando menjaga nama baik Polri tanpa menyerah dan tanpa kata lelah ” tegas H. Dian(Red)
Berandanews24,Kapuas Hulu – Polres Kapuas Hulu melaksanakan Gerakan Pangan Murah Polri Serentak di Halaman Mapolres Kapuas Hulu, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama beras.
Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. “Kegiatan gerakan pangan murah yang kita laksanakan pada hari ini bukanlah sekedar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian polri kepada masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan ini, Polres Kapuas Hulu bekerja sama dengan Bulog dan dukungan Forkopimda menyalurkan beras kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau. “Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dirasakan masyarakat, kehadiran program gerakan pangan murah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat,” tambah AKBP Roberto Aprianto Uda, S.I.K., M.H.
Bahan pangan yang tersedia dalam kegiatan ini antara lain beras SPHP sebanyak 3000 Kg, minyak goreng 100 Liter, dan gula pasir 100 Kg. Masyarakat dapat membeli bahan pangan ini dengan harga yang lebih murah.
AKBP Roberto Aprianto Uda, S.I.K., M.H., juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera. “Polri selalu berusaha hadir untuk masyarakat, bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan dukungan dan kepedulian,” katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kapuas Hulu dan menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera.(Red)
Berandanews24,PONTIANAK – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan kunjungan kerja ke Mapolda Kalimantan Barat dalam rangka melaksanakan penelitian strategis mengenai optimalisasi Alat Material Khusus (Almatsus) Pengendalian Massa (Dalmas) dan peran Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional, kegiatan dimulai tanggal 9 hingga 12 Maret 2026.
Tim peneliti yang dipimpin oleh Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K., M.H. dengan anggota dari Puslitbang Polri yakni Ahmad Minif, S.H., M.Si. dan Puji Aprilta Sari, A.Md., serta didampingi Narasumber eksternal yaitu Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T. dari FMIPA Universitas Indonesia, fokus mengevaluasi kesiapan peralatan serta keterlibatan Polri dalam ketahanan pangan di wilayah hukum Polda Kalbar.
Penelitian pertama bertajuk “Optimalisasi Almatsus Dalmas Polri Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas”. Agenda ini bertujuan memetakan kondisi riil peralatan di lapangan, mulai dari tameng, kendaraan taktis seperti AWC, hingga senjata non-mematikan.
Ketua Tim Peneliti menjelaskan bahwa evaluasi ini krusial untuk memastikan Polri tetap humanis di tengah dinamika massa yang modern.
”Kami mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti keterbatasan jumlah peralatan dan perlunya pemeliharaan rutin. Tujuan akhir kita adalah memastikan personel di lapangan dapat bekerja secara efektif dan profesional tanpa mengesampingkan prinsip Hak Asasi Manusia (HAM),” ujar Guno Pitoyo.
Selain fokus pada pengendalian massa, tim juga meneliti sejauh mana peran Polri dalam mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 terkait ketahanan pangan. Polri kini mengambil peran aktif dalam fasilitasi lahan produktif, terutama untuk komoditas jagung, serta pengawasan distribusi pangan guna mencegah spekulasi pasar.
Menanggapi penelitian tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen jajaran Polda Kalbar untuk terbuka terhadap evaluasi demi peningkatan pelayanan kepada Masyarakat.
”Kami menyambut baik penelitian dari Puslitbang Polri ini. Hasil evaluasi mengenai Almatsus Dalmas akan menjadi rujukan penting bagi kami untuk memperkuat kapasitas personel dan sarana prasarana dalam menjaga Harkamtibmas di Kalimantan Barat,” Ungkap Bambang.
Ia juga menambahkan mengenai peran kewilayahan dalam ketahanan pangan.
”Terkait ketahanan pangan, Polda Kalbar melalui Bhabinkamtibmas dan Bakomsus Pertanian terus bergerak melakukan pendampingan kepada petani.”
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya soal keamanan, tapi juga membawa dampak nyata bagi kesejahteraan dan kedaulatan pangan masyarakat,” pungkasnya.
Metode penelitian ini dilakukan secara komprehensif melalui pengisian kuesioner daring oleh responden internal serta wawancara mendalam (indepth interview) guna mendapatkan data akurat mengenai kendala teknis dan taktis di lapangan.(red)
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala membuka Forum Perangkat Daerah RKPD Tahun 2027 Bidang Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia pada Senin, 9 Maret 2026 di Aula Bappeda Kabupaten Sintang. Hadir pada kegiatan yang dilaksanakan oleh Bappeda Kabupaten Sintang tersebut Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. “forum ini menjadi wadah kita semua untuk melakukan sinkronisasi, penajaman, serta penyelarasan program dan kegiatan antarperangkat daerah agar arah pembangunan kabupaten sintang berjalan efektif, terukur, dan saling mendukung” terang Bupati Sintang “sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, forum perangkat daerah adalah bagian strategis untuk memastikan bahwa setiap rancangan renja perangkat daerah selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta mampu menjawab isu-isu strategis yang berkembang” tambah Bupati Sintang “kita semua memahami bahwa tantangan pembangunan Kabupaten Sintang ke depan tidak semakin ringan. Masih terdapat beberapa isu strategis yang perlu kita perhatikan bersama, antara lain penguatan kualitas layanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan, penurunan kemiskinan, stunting, dan peningkatan indeks pembangunan manusia” terang Bupati Sintang “membangun SDM bukan sekadar angka-angka statistik, melainkan tentang membangun masa depan generasi kita. tantangan kita ke depan sangat nyata. berdasarkan target kinerja yang telah kita tetapkan, kita memiliki indikator kinerja utama (IKU) yang harus dicapai pada tahun 2027” terang Bupati Sintang “target kita di 2027 adalah menurunkan angka kemiskinan hingga mencapai target 7 persen, meningkatkan indeks pendidikan menjadi 0,64 dan indeks kesehatan menjadi 0,92. Dan puncaknya IPM Kabupaten Sintang bisa mencapai 70,79 persen” terang Bupati Sintang “untuk mencapai target tersebut, saya instruksikan kepada seluruh anggota forum untuk memberikan perhatian serius pada target IKK program penunjang prioritas, terutama prevalensi stunting kita harus menekan angka stunting hingga 19,69%. ini adalah fondasi utama kualitas hidup manusia masyarakat Kabupaten Sintang. Pendidikan menengah dan partisipasi anak usia 5-18 tahun harus kita dorong hingga 68,09 persen. pastikan PPKS, anak terlantar, lansia, hingga korban bencana mendapatkan hak dasar dan perlindungan maksimal dari pemerintah” terang Bupati Sintang “kita juga mendorong peningkatan kapasitas ASN melalui pengembangan kompetensi dasar dan teknis juga harus menjadi prioritas agar pelayanan publik kita semakin berkualitas. Program koperasi desa merah putih, kita ingin membangun kedaulatan ekonomi dari akar rumput. koperasi ini bukan sekadar wadah usaha, melainkan mesin penggerak untuk meningkatkan pendapatan warga melalui pengelolaan potensi lokal secara profesional dan mandiri” tambah Bupati Sintang(Red.)
Sintang-Pasca tersendatnya kapal tugboat yang mengangkiut pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM ) ke Depot Patra Niaga Unit pelayanan sintang masih berpengaruh terhadap pelayanan dari SPBU – SPBU di kota Sintang.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan hari kamis ( 5/3 ) terdapat beberapa SPBU dalam kota Sintang dan sekitarnya yang terpaksa tutup karena alami kekosongan BBM terutama jenis Pertalite dan solar, ada beberapa yang buka juga namun hanya tersedia BBM jenis Pertamax saja,
Akibat dari kekosongan stok BBM di beberapa SPBU tersebut mengakibatkan antrian panjang di SPBU-SPBU yang masih memiliki stok BBM jenis Pertalite dan Solar bersubsidi.
Seperti yang terpantau oleh awak saat melakukan peliputan, yang menjadi titik antrian panjang adalah SPBU 6478612 tugu BI kamis (5/3)
Manager SPBU 6478612 Nurmalia saat di wawancarai mengakui setiap hari terjadi antrian di SPBU yang dipimpinnya.
“Kami Buka dari jam 08 – 00 Wib – 22.00 wib bang dan setiap hari pasca kemarau kemarin selalu terjadi antrian,” tutur Nurmalia.
“Saat ini baik itu motor ataupun mobil selalu ramai dan panjang antriannya, bahkan kadang belum waktunya tutup kita sudah kehabisan stok,” Tambahnya.
Menurut Nurmalia Pihaknya memiliki beberapa kendala dalam upaya melakukan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
” Untuk saat ini SPBU kita sedikit mengalami kendala dalam pelayanan , Salah satunya kurang pasokan dari depot dan suplai BBM nya sebagian dikirim dari Pontianak kadang kendala Armada tangki kita biasa telat dalam pngiriman sehingga mempengaruhi dalam penyaluran ke konsumen,” Lanjut Nurmala.
“Untuk saat ini Karena keadaan alam yang masih kemarau mengakibatkan kurangnya pasokan dari depot ke tiap-tiap SPBU, untuk itu perlu ada nya tambahan quota dari depot terutama untuk SPBU -SPBU khususnya dalam kota, tambahnya lagi.
Nurmalia menyebutkan kan selain pasokan, kendala lain yang sering di alami pihaknya adalah masalah Qris.
“Adapun kendala lain yang membuat antrian makin sulit terurai adalah sistem pengisian yang menggunakan QR, kadang sering error sehingga mengakibatkan antrian panjang dan itu mengurangi kepuasaan pelanggan kita,” Pungkas Nurmalia.
Dari investigasi yang di lakukan pihak media selain faktor faktor yang telah di uraikan beberapa SPBU mengaku jatah pasokan kepada SPBU masih kurang dan mereka berharap pihak Pertamina Patra Niaga memberikan tambahan kuota bulanan guna menjamin normalisasi pelayanan kepada publik.(red-Tim)
Jakarta Barat, Dalam suasana hangat penuh kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan buka puasa dan silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) se-Jakarta Barat, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Jami Al-Istiqomah Polres Metro Jakarta Barat tersebut dihadiri oleh sekitar 500 pengemudi ojol.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., Kabag SDM Kompol Leny Winarti, Kasat Binmas Kompol Agung Nugroho, Kasat Tahti Kompol Asmoro Bangun, Kaspkt Kompol Riris Supriyatna, serta Ustadz Hadi Prayitno dan Ustadz Muslihin abdulrohim yang menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum).
Dalam kesempatan itu, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan membacakan amanat Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi yang menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum istimewa untuk meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan.
Momentum buka puasa bersama ini menjadi simbol nyata kebersamaan dan sinergitas antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut kehidupan Jakarta Barat.
Kapolres menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar para ojol dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Setiap hari, dari pagi hingga malam bahkan dini hari, mereka hadir melayani masyarakat dengan penuh semangat.
Dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), komunitas ojol dinilai sebagai mitra strategis Polri.
Keberadaan mereka yang hampir sepanjang waktu di lapangan menjadikan mereka bagian penting dalam mendeteksi dinamika situasi wilayah.
Polres Metro Jakarta Barat pun mengajak seluruh komunitas ojol untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang waktu berbuka puasa, pelaksanaan salat tarawih hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri, di mana mobilitas masyarakat meningkat signifikan.
Selain itu, pesan penting juga disampaikan terkait keselamatan kerja. Para pengemudi diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta menjaga etika dan profesionalisme dalam bekerja.
“Jangan sampai karena mengejar target, keselamatan menjadi terabaikan. Ingat, di rumah ada keluarga yang menunggu kepulangan dalam keadaan selamat. Keselamatan adalah bagian dari ibadah,” demikian pesan yang disampaikan.
Para ojol juga diajak untuk bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Sebagai bentuk kepedulian, dalam kegiatan tersebut Polres Metro Jakarta Barat turut membagikan bantuan beras kepada para pengemudi ojol yang hadir.
Kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, merangkul, mendengar, dan berjalan bersama menjaga Jakarta Barat tetap aman, nyaman, dan penuh keberkahan di bulan suci Ramadhan.
Berandanews24,Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Kalbar guna memastikan seluruh personel yang mengemban fungsi pemberantasan Narkoba benar-benar steril dari zat terlarang.
PONTIANAK – Komitmen Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) dalam memberantas peredaran Narkotika tidak hanya menyasar Masyarakat umum, tetapi juga diperketat ke lingkungan internal. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya pemeriksaan urine mendadak terhadap puluhan personel Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalbar. (Rabu,25/2/2026)
Kegiatan yang berlangsung di Mako Ditresnarkoba Polda Kalbar ini dilaksanakan oleh Bidpropam Polda Kalbar bekerja sama dengan Biddokkes Polda Kalbar sebagai langkah deteksi dini sekaligus mitigasi penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Kalbar guna memastikan seluruh personel yang mengemban fungsi pemberantasan Narkoba benar-benar steril dari zat terlarang.
”Pemeriksaan urine ini adalah perintah Bapak Kapolda sebagai bentuk pengawasan melekat dan mitigasi penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Polda Kalbar.”
“Kita ingin memastikan bahwa personel yang berada di garis depan pemberantasan narkoba memiliki integritas tinggi dan bebas dari pengaruh narkotika,” Ujar Bambang.
Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif menggunakan parameter enam jenis kandungan narkotika, yakni Amphetamine, Methamphetamine, Coccaine, THC/Mariyuana, Morphine/Opiate, dan Benzodiazepine.
Hasil Pemeriksaan dan Transparansi Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 81 personel hadir untuk menjalani pemeriksaan langsung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 79 Personel melakukan tes urine di lokasi, sementara dua pejabat utama yakni Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Deddy Supriadi dan Kompol Edy Haryanto telah melaksanakan tes urine terlebih dahulu pada saat kegiatan Rapim Polda Kalbar.
”Berdasarkan laporan dari Bidpropam dan Biddokkes, seluruh Personel yang diperiksa hari ini dinyatakan Negatif (-) dari seluruh jenis narkotika yang diujikan,”
“Bagi Personel yang hari ini berhalangan hadir karena dinas, sakit, maupun pendidikan, akan tetap dilakukan pemeriksaan susulan secara mendadak. Tidak ada pengecualian,” Pungkas Bambang.
Langkah Preventif ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya Polda Kalbar, dalam menjalankan fungsi penegakan hukum tindak pidana narkotika secara profesional dan bersih.(red)
Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Landak segera melakukan serangkaian penyelidikan secara intensif di lapangan. dan pada hari Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial H di rumah saudara MDA yang beralamat di Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang.
Satnarkoba ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Komitmen tegas Kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan oleh Satresnarkoba Polres Landak. Berawal dari informasi masyarakat, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial H yang diduga menyimpan narkotika jenis sabu di Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Landak segera melakukan serangkaian penyelidikan secara intensif di lapangan. dan pada hari Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial H di rumah saudara MDA yang beralamat di Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang.
Saat dilakukan penggeledahan di temukan satu kantong plastik warna hitam yang isinya satu plastik klip berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu, satu unit handphone merek REALME warna hitam lengkap dengan SIM card, serta satu unit timbangan digital bertuliskan CAMRY.
Selanjutnya, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Landak untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba Polres Landak IPTU YULIANUS VAN CHANEL. TK, S.I.P menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat.
“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi. Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan warga sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika,” ujarnya.
Lanjut Kasat Resnarkoba menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika serta mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar
“Narkoba adalah musuh bersama. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Landak,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa lega atas pengungkapan kasus tersebut.“Kami merasa lebih tenang dan berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Terima kasih kepada pihak kepolisian yang cepat menindaklanjuti laporan warga,” ungkapnya.(Red/AK47)
Berandanews24‘Polres Melawi Polda Kalbar – Penindakan tegas terhadap pengendara kendaraan menggunakan knalpot tidak sesuai klasifikasi dan di kenal knalpot brong dilakukan Polres Melawi dalam Operasi Keselamatan Kapuas 2026 di tujuh titik seat di sepanjang Jalan Juang dari seat Tugu Juang 1, Seat Simpang Aming, Seat Simpang Jalan Pendidikan, Seat Simpang Jalan Putri Tanjung, Seat Simpang Muhammadiyah, Seat Tugu Juang II dan Seat Simpang Jalan Kramat Raya, Sabtu (8/2/26) malam.
Dalam pelaksanaannya di pimpin Karendal Ops AKP Bhakti Juni Ardhi di dampingi Kapusdal Ops AKP Pipit Supriatna, S.H, Pejabat Operasi, Personel dari Subdenpom XII /1-3 Melawi 2 personel melakukan apel kesiapan, arahan dan cara bertindak tetap mengedepankan humanis namun tegas di Pos Lantas.
Ka Ops Keselamatan Kapuas 2026 Polres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla melalui Ka Pus Dal Ops mengatakan dari 10 sasaran operasi 2 sasaran utama menjadi prioritas yaitu penggunaan knalpot tidak sesuai klasifikasi dan tidak menggunakan helm.
“Puluhan pengendara sepeda motor menggunakan knalpot kendaraan tidak sesuai klasifikasi dan tidak menggunakan helm kami lakukan penindakan tegas, kita ketahui bersama masyarakat sangat resah dengan kebisingan yang di hasilkan dari suara yang memekakkan telinga dan malam ini kami memastikan di tindak tegas dari melepaskan knalpot yang digunakan di ganti knalpot standar, tilang dan pengurungan kendaraan,” terang AKP Pipit Supriatna, S.H.
Pipit Supriatna menjelaskan sebelumnya upaya edukasi baik kepada masyarakat tertib berlalu lintas termasuk pengendara kendaraan yang terjaring operasi terus di lakukan tujuan utamanya adalah mencegah terjadinya fatalitas kecelakaan di jalan raya dan menjadikan masyarakat tertib.
Lanjutnya, Sasaran yang terjaring operasi malam ini di dominasi remaja tentu memerlukan peran serta dan dukungan semua pihak terutama orang tua dengan kendaraan yang telah di modifikasi dan sangat berbahaya.
“Peran serta orang tua sangat penting, tujuan operasi ini adalah terjaganya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas mencegah fatalitas kecelakaan,” terang AKP Pipit Supriatna.
Terima kasih kepada personel Subdenpom XII/1-3 Mlw telah membantu pelaksanaan operasi serta masyarakat yang telah tertib dan patuh berlalu lintas wujud kepedulian bersama.
Dukungan mengalir atas upaya penindakan tegas oleh Polres Melawi di sampaikan Christ Haryanto selaku Ketua Yamaha N-MAX Club Melawi (YNCI) Kami sangat mendukung langkah tegas pihak kepolisian dalam menertibkan penggunaan knalpot kendaraan tidak sesuai dengan klasifikasi dan balapan liar.
“Sangat mendukung langkah tegas yang dilakukan, kami juga memiliki komunitas dan jelas mematuhi peraturan yang berlaku serta kami memastikan tidak ada yang menggunakan knalpot brong dan aksi balapan liar yang membahayakan,” tegas pria yang akrab di sapa Christ kepada Humas Polres Melawi.
Berandanews24‘ PONTIANAK, Polda Kalbar – Serah Terima jabatan Wakapolda Kalbar digelar pada Jumat (6/2) kemarin, Brigjen Pol. Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si. resmi digantikan oleh Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum.
Foto:Saat Serah Terima jabatan Wakapolda Kalbar digelar pada Jumat (6/2) kemarin, Brigjen Pol. Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si. resmi digantikan oleh Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum.
Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. saat memimpin upacara sertijab menekankan bahwa rotasi kepemimpinan adalah momen krusial untuk memastikan estafet perjuangan Polri dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat terus berjalan tanpa hambatan. “Mutasi jabatan adalah hal yang lumrah dalam institusi Polri sebagai bentuk regenerasi dan penyegaran organisasi, terima kasih kepada Brigjen Pol Roma Hutajulu atas kontribusinya bagi kemajuan Polda Kalbar, dan selamat datang kepada Brigjen Pol Hindarsono.”, ucap Pipit.
Foto:Saat Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. saat memimpin upacara sertijab digelar pada Jumat (6/2/2025) kemarin
Seiring dengan bergantinya kepemimpinan, masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap modus-modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat tertentu.
Menyikapi hal ini, Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., memberikan himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan.
“Sering muncul oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan momen pergantian kepemimpinan instanti tertentu untuk melakukan penipuan, untuk ini masyarakat diminta berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bapak Wakapolda Kalbar yang baru yaitu Brigjen Pol. Hindarsono, nomor HP resmi beliau yaitu 0812-3097-9797, jika ada pihak yang mengaku atau mengatasnamakan Wakapolda Kalbar menghubungi untuk meminta uang atau bantuan tertentu, mohon untuk tidak direspon dan segera lapor ke kantor polisi terdekat.”, ujar Bambang.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.