Berandanews24, Melawi, Kalbar – Humas PT TAS, Andi, memberikan klarifikasi resmi saat ditemui di Buil terkait pemberitaan mengenai akses jalan nasional yang Menghubungkan Desa Belonsat, Guhung,dan Batu Nanta.Klarifikasi ini bertujuan untuk meluruskan informasi agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh dan berimbang mengenai kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.
Andi menjelaskan bahwa mobilitas harian masyarakat di desa-desa tersebut saat ini sudah tidak lagi melewati jalan tanah atau berbatu. Saat ini, sedang berlangsung proyek pengerjaan jalan nasional sepanjang kurang lebih 1 KM dengan anggaran sekitar Rp 3,7 Miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH). Proyek ini dikerjakan oleh CV Mulia Karya Persada (MKP).
“Mobilitas utama warga Desa Belonsat dan Guhung kini melalui jalur yang sudah beraspal dan sebagian dalam tahap pengerasan. Kondisinya sudah layak sehingga dapat dilalui dengan baik oleh masyarakat,” ujar Andi, Rabu (14/01/2026).
Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa jalur yang diperbaiki tersebut merupakan akses utama (Jalan Provinsi) menuju berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah (SMP, SMA, dan SMK).Ia memastikan akses menuju institusi pendidikan dalam kondisi layak, sehingga tidak menghambat kegiatan belajar-mengajar maupun aktivitas ekonomi masyarakat.
Terkait jalur yang sempat disorot dalam pemberitaan sebelumnya, Andi menjelaskan bahwa titik tersebut merupakan akses Saat ini yang sedang dalam tahap penyempurnaan dan merupakan jalur rutin yang digunakan warga setiap hari.
Di tempat terpisah, perwakilan CV MKP, Rejo, turut memberikan penjelasan mengenai ketersediaan material. Ia meluruskan bahwa hubungan antara pihak pelaksana di Batu Nanta dengan PT TAS hanya sebatas transaksi jual-beli material, bukan kerjasama operasional secara menyeluruh.
“Terkait pengerjaan di Batu Nanta, kami tidak ada kerjasama (operasional) dengan PT TAS. Hubungan kami hanya sebatas jual-beli material seperti aspal dan abu batu saja,” jelas Rejo”,Saat ditemui di Kantor MP
Komitmen Berkelanjutan
Menutup keterangannya, Andi menekankan bahwa klarifikasi ini bukan berarti pihak Perusahaan maupun Pemerintah menutup mata terhadap keluhan masyarakat. Ia memastikan bahwa sinergi antara Pemerintah Kabupaten Melawi dan Pihak Perusahaan akan terus berjalan.
“Pemerintah Kabupaten Melawi dan pihak Perusahaan tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan jalan secara bertahap dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.
Narasumber : Humas PT.TAS
Editor:Akbar





