Kayan Hulu TebidahB,antuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (KESRA) yang sangat dinantikan oleh Pak Gentang, seorang warga lanjut usia dan tunanetra dan hidupnya hanya sebatang kara di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kayan Hulu Tebidah, terancam tidak bisa dicairkan. Pasalnya, Pak Gentang yang sudah tidak berdaya dan tidak bisa melihat tidak mampu mengambil langsung bantuan tersebut di Kantor Pos pada Sabtu (29/11/2025) ujar Pak Sangan salahsatu warga Desa Tanah Merah kepada awak media
Menurut keterangan Pak Sangan selaku tetangga Pak Gentang, bantuan BLT KESRA tersebut seharusnya sudah diterima oleh penerima manfaat. Namun, kondisi Pak Gentang yang sudah tua dan hidup sebatang kara, dan juga menyandang disabilitas netra (buta) menjadi kendala utama.
”Pak Gentang ini benar-benar hidup sendiri, tidak punya istri dan anak. Matanya sudah tidak berfungsi, badannya sudah renta. Dia tidak mungkin bisa pergi jauh-jauh ke Kantor Pos untuk ambil uang itu,” ujar Pak Sangan dengan nada kecewa.
Pak Sangan mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak Pemerintah Desa Tanah Merah yang dinilai tidak memberikan solusi atas permasalahan ini. Ia menyayangkan tidak adanya inisiatif dari pihak desa untuk memfasilitasi pengambilan bantuan bagi warganya yang berkebutuhan khusus.
”Yang paling kami sayangkan, Pemerintah Desa Tanah Merah tidak ada solusi sama sekali. Padahal kan bisa dibantu dengan membuat surat kuasa pengambilan bantuannya. Cukup satu orang kepercayaan, misalnya Ketua RT atau perwakilan desa, yang mengambilkan atas nama Pak Gentang,” tegas Pak Sangan.
Kekhawatiran utama Pak Sangan adalah jika bantuan tersebut tidak diambil sesuai jadwal, dana BLT KESRA yang diperuntukkan bagi Pak Gentang akan dikembalikan lagi ke kas negara.
”Dana bantuan itu sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari Pak Gentang. Jangan sampai dana yang sudah disalurkan ini malah hangus karena masalah administrasi yang seharusnya bisa diselesaikan dengan mudah oleh Pemerintah Desa,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Tanah Merah terkait upaya yang akan mereka lakukan untuk memastikan bantuan sosial tersebut sampai ke tangan Pak Gentang. Kasus ini menyoroti pentingnya peran aparat desa dalam memberikan pelayanan dan solusi yang inklusif, terutama bagi warganya yang tergolong rentan dan berkebutuhan khusus.
Penulis : Alex





