BerandaNews24.Sintang, Kalbar //Warga Kelam Keluhkan Jalan 100 Meter belum di aspal, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Kabupaten Sintang, Alex Akoran tanggapi dan ajukan permohonan ke pemerintah daerah, Sabtu (18/10).
Ketua DPC FRIC Kabupaten Sintang yang kerap disapa Alex menegaskan, pentingnya penyelesaian segera terhadap sisa kerusakan jalan tersebut demi kelancaran akses dan keselamatan pengguna jalan.
Alex juga menjelaskan bahwa, jalan Lingkar Kelam merupakan jalur transportasi tempat wisata alam yang sangat dinantikan warga penyelesaiannya. Meski sebagian besar ruas jalan dilaporkan telah rampung atau dalam kondisi baik, terungkapnya sisa kerusakan sepanjang kurang lebih 100 meter lagi yang memicu perhatian publik.
“Kami dari FRIC, sesuai dengan peran kami untuk merespons cepat isu-isu di masyarakat dan mendukung program Pemerintah, langsung menyoroti sisa kerusakan di jalan Lingkar Kelam ini. Sisa 100 meter ini mungkin terlihat kecil, tetapi dampaknya bisa besar, terutama dalam menghambat kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.” ucap Alex.
Alex menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, baik dari Pemerintah Daerah maupun kontraktor pelaksana, untuk mengetahui secara pasti penyebab tersisa 100 meter kerusakan ini dan langkah-langkah konkret untuk percepatan perbaikannya.
”Kami mendesak agar sisa perbaikan 100 meter ini dapat diselesaikan dalam waktu secepatnya,” usulnya,” tegasnya.
“Kami berharap pada Pemerintah Daerah dapat memberikan perhatian ekstra dan memastikan kualitas pengerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan,” pungkas Alex
(Tim-Redaksi)





