
BerandaNews24,kalbar,Melawi-Saat dikonfirmasi beberapa tim awak media di kantornya, Yang didampigi Tokoh Masyarakat Bantu nanta{Rasian} ketua pembangunan gereja{Supardi }Yang dikonfir pihak Beberapa Media Di Kabupaten dengan Santun dan tegas membantah seluruh tudingan terkait material pernah digunakan untuk kebutuhan perusahaan sawit. Dia menyampaikan bahwa informasi yang beredar di pemberitaan tidak sesuai dengan kenyataan,silakan tanya saja kepada pihak perusahaan apa pernah saya jual untuk proyek perusahaan”,Tegasnya

Kemudian Kepala Desa Batu Nanta Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Petrus Bujang, S.H ,menambahkan membantah terkait pemberitaan di beberapa media online mau pun Social Media yang menyebutkan adanya aktivitas pengambilan matrial galian C sudah berlangsung lama untuk kebutuhan perusahaan sawit.’Imbuh nya tenang,Kemudian Kades Menambahkan” kita tidak pernah menyuplai matrial ke Perusahaan atau proyek-proyek yang laen ini hanya semata-semata utk kepentingan kegiatan social,’Tutur Kades,Kemudian Kades sampaikan klarifikasi ini, agar pemberitaan media yang disajikan ke masyarakat tidak salah paham, dan pembaca tidak terpengaruh oleh pemberitaan yang menurut nya tidak akurat,kalau mengatas nama masyarakat yang berbicara, masyarakat yang mana”saat ditemui awak media,tegas Kades.

Rasian Selaku masyarakat dan sekaligus Staf di PT RKA,membenarkan Bahwa Sepengetahuannya tidak pernah menyediakan material kepada pihak perusahaan apa menjual jual untuk proyek perusahaan yang ada Pak Kades Membatu untuk Kebutuhan Sosial”Imbuhnya dengan Tenang, Lebih lanjut, Rasian salah satu staf perusahaan PT Rafi juga membenarkan tidak pernah pihak perusahaan menggunakan material kuari pak kades seperti yang ada di pemberitaan.Tegasnya”

Disinggung tentang Yang dilakukan Pak Kades Kasi Kesra selaku ketua Pembangunan Gereja” Supardi Menuturkan” bahwa Tanah Milik Pak Kades Sebagai material Penibunan Pondasi Gereja yang Jumlah Retase Mencapai ±500 ret,belum lagi jalan Dusun yang semua beliau Secara Cuma untuk(tanpa Biaya Sepeser pun) materialnya Untuk kepentingan Sosial Di Desanya”tutur Supardi, “Supardi yang juga warga setempat, menyampaikan matrial kuari dulu diambil memang hanya untuk kebutuhan sosial seperti bangun gereja dan kebutuhan jalan spot- spot antar dusun sekarang juga sudah off”, kemudian “Supardi juga meluruskan informasi beredar terkait material yang digunakan untuk kebutuhan perusahaan, agar tidak menimbulkan asumsi negatif di masyarakat.

matrial kuari selama itupun hanya digunakan sewaktu-waktu untuk kebutuhan sosial di masyarakat,” tutupnya
Kades sampaikan klarifikasi ini, agar pemberitaan media yang disajikan ke masyarakat tidak salah paham, dan pembaca tidak terpengaruh oleh pemberitaan yang menurut nya tidak akurat,kalau mengatas nama masyarakat yang berbicara, masyarakat yang mana”saat ditemui awak media,tegas Kades Dan mangakhirnya. {Tim/AK47}






Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.