Berandanews24,Faktor alam Juga Mendukung kelangkaan BBM,Dengan Kondisi saat ini Rute Penyuplai Memakan rentan waktu yang Panjang sehingga Pasokan Menjadi terlambat.

Upaya masyarakat dalam mengatasi masalah BBM memang tidak bisa dipungkiri.Setiap masalah dapat diatasi dengan baik, misalnya ketika BBM dibuat langka mereka menerima begitu saja. program konversi ke gas elpiji,walaupun ada ketakutan tentang kemungkinan meledak. Ironisnya gas elpiji yang mereka dapatkan dengan dijual Harga tinggi(yang terpaksa) dibeli dengan harga tinggi.

dari cara pandang teknis instrumental bahwa BBM yang langka, terjadinya banyak disebabkan oleh persediaan BBM bersubsidi berkurang dan akhirnya tidak mampu memenuhi kebutuhan daerah maupun nasional – namun untuk kepentingan stabilitas telah dijadikan prioritas lebih dahulu.

Berkurangnya persediaam BBM secara jelas disebabkan adanya kebijakan pemerintah dalam menjalankan konversi minyak(BBM),gas LPG, akibat terjadinya goncangan harga minyak dunia sebelumnya. Harga minyak dunia yang meningkat itu menyebabkan kemampuan negara dalam pembiayaan Pertamina untuk melakukan kegiatan impor BBM menjadi sangat terbatas dan terkunci oleh kemampuan fiskal. Akibat yang terjadi antara lain; Pertamina tidak dapat memenuhi kebutuhan kilang minyak,selanjutnya memberikan efek berkurangnya pasokan BBM.

Kemudian,langkanya BBM dan gas elpiji tetap punya solusi dengan menggunakan kayu bakar sebagai alternatif walaupun dengan resiko merusak hutan.Namun solusi ini tetap menjadi sesuatu yang tambal sulam, seperti halnya cara masyarakat menyingkapi kehidupan sehari-harinya. Bagi masyarakat tidak ada masalah tanpa penyelesaian; mereka tetap berusaha mengatasinya.

Kejadian demikian membutuhkan solusi yang lebih komprehensif tanpa menafikkan solusi mikro yang merupakan warna dari masyarakat yang bisa menyelesaikan sendiri. Untuk itu, kita bisa memulai analisis dengan tiga pendekatan yang menyebabkan masalah itu terjadi, yaitu: masalah teknis instrumental, faktor kegiatan ekonomi spekulatif, dan faktor perspektif politik ekonomi yang dianut dalam melahirkan kebijakan itu.

Editorial:Akbar

Sedang Tren

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai