BerandaNews24,Kalbar,Melawi-Camat Belimbing Menghimbau Bagi Pelaku Usaha,Perusahaan,Lembaga Pendidikan(SD,SMP,SMA/SMK) Desa, RW, RT yang berada diwilyah Kecamatan Belimbing Tentang Pergerakan Pemberantasan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menghimbau kepada semua Pihak untuk melaksanakan gotong royong pembersihan lingkungan di Wilayah masing-masing dengan menggerakan seluruh perangkat RT, RW, dan seluruh Lembaga kemasyarakatan Desa untuk menekan kasus penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).Camat Belimbing Felix Triudadin.Spd,MBA mengajak kepada seluruh Desa agar menghimbau pada masyarakatnya untuk melakukan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungannya masing-masing, dengan menggerakkan seluruh perangkat RW, RT, dan Masyarakat setempat untuk bergotong royong.Camat juga membahas permasalahan terkait penyakit DBD juga ikut menghimbau untuk menekan berkembang biaknya nyamuk Aedes aegyti dan Aedes albopictus yang menyebabkan penyakit DBD.

Bacajuga:https://berandanews24.news.blog/2023/07/08/potensi-ancaman-peningkatan-kasus-dbd-harus-segera-diantisipasi-di-desa-laman-bukit/

Terkait Terdapatnya Kasus di wilayahnya Yaitu Di Desa Laman Bukit ±12 Kasus Pada bulan Juli 2023 dan Guhung Bulan ini(September 2023) sedikitnya 14 kasus yang terjangkit DBD.

Bacajuga:https://berandanews24.news.blog/2023/09/19/serius-pemdes-guhung-bekerjasama-dengan-upt-puskesmas-pemuarmembasmi-nyamuk-aedes-aegypti-penyebar-virus-demam-berdarahdbd-laksanakan-fogging/

Fogging atau pengasapan adalah tindakan pengasapan dengan bahan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun faktanya tindakan ini hanya membunuh nyamuk dewasa saja tidak untuk larva, telur, ataupun jentik nyamuk, selanjutnya telur, larva atau jentik akan berkembang menjadi nyamuk dewasa.

Lihat☝Video:https://youtu.be/n4RZiX_OUws?si=ed0so8fPt9jcOftY

Penggunaan obat untuk fogging untuk mematikan nyamuk harus aman bagi lingkungan yang terkena pengasapan. Kegiatan pengasapan ini umumnya menggunakan bahan insektisida yang berfungsi untuk membasmi nyamuk-nyamuk dewasa. Fogging lebih efektif untuk membasmi nyamuk karena bisa lebih luas hingga ke sudut-sudut yang sulit terjangkau. Bahan insektisida dalam pengasapan nantinya akan mematikan nyamuk-nyamuk dewasa yang terkena semprotan. Jadi lingkungan akan lebih bebas dari nyamuk-nyamuk yang berbahaya untuk kesehatan.

Lihat Videonya: https://youtu.be/38RUAWoCk8o?si=bZGiDxC7WStVmHJM

Dan Camat Juga”menjelaskan” bahwa Fogging bukanlah cara satu-satunya untuk membunuh jentik nyamuk penyebab DBD.Tapi dengan menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong disetiap minggunya, dan juga ada kader untuk G1R1J (Gerakan 1 Rumah 1 Jentik).“Selain itu juga masyarakat bisa menggunakan obat Abate untuk membunuh Jentik nyamuk yang bisa diperoleh secara gratis di Puskesmas ataupun dengan membelinya di apotek terdekat” tambahnya.Demam berdarah dengan derajat panas tinggi yang menimbulkan dengue shock syndrome dapat dicegah dengan pemberian vaksin dengue. Vaksin ini dapat diberikan kepada anak-anak dan orang dewasa usia 9–45 tahun sebanyak 3 kali dengan jarak 6 bulan.Vaksin dengue mengandung 4 jenis virus dengue. Oleh sebab itu, vaksin tetap diberikan kepada orang yang sudah pernah terinfeksi. Hal ini untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap tipe virus dengue berbeda.Penting diingat bahwa vaksin dengue tidak boleh diberikan kepada orang yang tidak pernah terdiagnosis demam berdarah, karena bisa meningkatkan risiko terjadinya gejala berat jika orang tersebut terinfeksi. Vaksinasi juga tidak dianjurkan pada anak usia di bawah 9 tahun, terutama pada kelompok usia 2–5 tahun. Selain dengan vaksin, demam dengue dapat dicegah melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN). PSN dilakukan dalam dua kali pengasapan insektisida atau fogging dalam jeda 1 minggu. Pengasapan sebanyak dua kali bertujuan untuk membunuh jentik nyamuk yang tidak dapat dibasmi pada saat pengasapan pertama.Metode PSN lain adalah dengan rutin menjalankan 3M-Plus, terutama pada musim hujan. Langkah 3M yang dimaksud adalah:Menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi atau toren, minimal 1 minggu sekali Menutup rapat tempat penampungan air Mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, seperti ban bekas yang dapat menampung air hujanSelain itu, lakukan pula langkah Plus untuk membantu pencegahan. Langkah Plus yang dimaksud antara lain, Mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah Memasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah Menaburkan bubuk larvasida (abate) pada penampungan air yang sulit dikuras Menggunakan kelambu saat tidur Menanam tumbuhan pengusir nyamuk Menghentikan kebiasaan menggantung pakaian***

Penulis:AKbar

Sedang Tren

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai