BerandaNews24,Jakarta -FRIC Aksi kemanusiaan sinergitas TNI – Polri-SAR dalam melakukan aksi kemanusiaan dalam membantu pengamanan bencana alam di wilayah Indonesia menjadi sorotan FRIC dan sangat mengapresiasi dua lembaga tersebut
Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menyampaikan ” Sangat mengapresiasi sinergitas TNI dan Polri serta BNPB dengan sigap dan tanggap memberikan bantuan terhadap korban bencana alam yang terjadi serempak di Indonesia
Perjuangan semua yang terlibat evakuasi korban bencana alam tersebut merupakan aksi kemanusiaan yang tidak ternilai (05/12)
Kita bangga mempunyai TNI dan Polri yang gerak cepat tanpa kenal lelah membantu rakyat korban bencana alam , perjuangan mereka layak mendapat apresiasi , dan juga seluruh unsur yang peduli akan korban bencana alam dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan , semoga Sinergitas tersebut terus terjalin dalam menjada rakyat dan kedaulatan NKRI ” pungkas Ketum FRIC
Berandanews24,Jambi – Dalam rangka mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Polresta Jambi melaksanakan “Shalat Gaib” serta kegiatan “Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal)” pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 08.30 WIB.
Shalat Gaib dilaksanakan di Masjid Baiturrahman Polresta Jambi, dipimpin langsung Wakapolresta Jambi, sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada para korban bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sementara itu, untuk personel beragama Kristen, kegiatan Binrohtal dipimpin oleh Kasat Resnarkoba dan berlangsung di ruang kerjanya.
Kegiatan ini digelar seiring dengan telah terjadinya musibah bencana alam di berbagai wilayah Indonesia yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan, dan penderitaan bagi masyarakat.
Shalat Gaib menjadi sarana bagi seluruh personel Polri untuk menunjukkan kepedulian dan memperkuat ikatan kebersamaan dengan sesama anak bangsa.
Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah S.I.K M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk doa dan kepedulian, tetapi juga sebagai pengingat bagi personel untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Kami mendoakan para korban yang wafat diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, Semoga musibah ini segera berlalu dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” ujar Waka Polresta Jambi.
Polresta Jambi juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi para korban serta petugas yang tengah menjalankan proses evakuasi dan pemulihan di daerah terdampak.
Berandanews24,Kuala Simpang — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah berhasil mencapai Aceh Tamiang melalui jalur darat, Senin, 1 Desember 2025. Perjalanan panjang yang penuh risiko itu ditempuh sebagai wujud keseriusannya memastikan kondisi warga yang terdampak bencana banjir.
“Saya harus tiba di Tamiang dan melihat langsung kondisi saudara-saudara saya yang terkena musibah, serta memastikan setiap langkah penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi,” kata Marzuki Ali Basyah.
Ia juga meminta jajarannya untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat, termasuk percepatan evakuasi bagi kelompok rentan, serta mendata para korban, kerusakan, dan kebutuhan agar bantuan yang datang dapat segera disalurkan.
“Banjir ini bukan hanya menguji infrastruktur kita, tetapi juga solidaritas kita. Karena itu, saya ingin memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan dan bantuan secepatnya,” kata Irjen Marzuki Ali Basyah, yang didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.
Kapolda juga mengungkapkan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi di Aceh Tamiang. Hampir semua aktivitas masyarakat dan pemerintahan lumpuh, termasuk Kodim dan Polres.
Ia juga meminta bantuan Mabes Polri untuk menambahkan pasukan recovery serta bantuan heli angkut untuk percepatan penanganan, khususnya pengiriman bantuan makanan dan obat-obatan.
“Sebanyak 90 persen Tamiang terdampak banjir, dengan tingkat kerusakan dan gangguan sangat parah. Seluruh kegiatan ekonomi terhenti, termasuk tidak adanya pedagang atau layanan kebutuhan dasar. Kita akan minta bantuan ke pusat untuk penanganan bencana ini secepat mungkin demi masyarakat,” ujarnya.
BerandaNews24,Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Bhayangkari dan jajaran Polres di wilayah Jawa Barat mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatera. Bantuan diberangkatkan hari ini menggunakan sembilan truk logistik dan akan dihimpun terlebih dahulu di Mabes Polri, Pondok Cabe, Jakarta, sebelum disalurkan ke provinsi terdampak, Senin (01/12/2025)
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil donasi dari seluruh personel Polda Jabar, Bhayangkari, serta jajaran di 23 Polres. Dana yang terkumpul kemudian dialokasikan untuk membeli kebutuhan yang dinilai paling mendesak bagi para pengungsi.
“Kami mengirimkan berbagai kebutuhan vital, termasuk bantuan khusus bagi balita seperti susu, popok, dan perlengkapan penting lainnya karena banyak pengungsi yang membawa anak-anak kecil,” ujar Kapolda Jabar.
Selain bantuan kebutuhan dasar, Polda Jabar juga merespons kebutuhan penanganan jenazah di lokasi terdampak. Berdasarkan koordinasi terakhir, salah satu kebutuhan prioritas adalah kantong jenazah.
“Tadi malam disampaikan bahwa kebutuhan kantong mayat sangat penting. Kami mengirimkan 200 kantong mayat pada hari ini,” jelas Kapolda Jabar Rudi Setiawan.
Seluruh logistik bantuan dikirim menggunakan sembilan truk besar dan akan dikendalikan langsung melalui Mabes Polri sebelum disalurkan ke wilayah bencana. Polda Jawa Barat memastikan dukungan kemanusiaan tidak berhenti pada pengiriman hari ini. Bantuan lanjutan akan diberikan berdasarkan evaluasi kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling membantu dalam situasi darurat,” tutup Kapolda Jabar
Kayan Hulu TebidahB,antuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (KESRA) yang sangat dinantikan oleh Pak Gentang, seorang warga lanjut usia dan tunanetra dan hidupnya hanya sebatang kara di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kayan Hulu Tebidah, terancam tidak bisa dicairkan. Pasalnya, Pak Gentang yang sudah tidak berdaya dan tidak bisa melihat tidak mampu mengambil langsung bantuan tersebut di Kantor Pos pada Sabtu (29/11/2025) ujar Pak Sangan salahsatu warga Desa Tanah Merah kepada awak media
Menurut keterangan Pak Sangan selaku tetangga Pak Gentang, bantuan BLT KESRA tersebut seharusnya sudah diterima oleh penerima manfaat. Namun, kondisi Pak Gentang yang sudah tua dan hidup sebatang kara, dan juga menyandang disabilitas netra (buta) menjadi kendala utama.
”Pak Gentang ini benar-benar hidup sendiri, tidak punya istri dan anak. Matanya sudah tidak berfungsi, badannya sudah renta. Dia tidak mungkin bisa pergi jauh-jauh ke Kantor Pos untuk ambil uang itu,” ujar Pak Sangan dengan nada kecewa.
Pak Sangan mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak Pemerintah Desa Tanah Merah yang dinilai tidak memberikan solusi atas permasalahan ini. Ia menyayangkan tidak adanya inisiatif dari pihak desa untuk memfasilitasi pengambilan bantuan bagi warganya yang berkebutuhan khusus.
”Yang paling kami sayangkan, Pemerintah Desa Tanah Merah tidak ada solusi sama sekali. Padahal kan bisa dibantu dengan membuat surat kuasa pengambilan bantuannya. Cukup satu orang kepercayaan, misalnya Ketua RT atau perwakilan desa, yang mengambilkan atas nama Pak Gentang,” tegas Pak Sangan.
Kekhawatiran utama Pak Sangan adalah jika bantuan tersebut tidak diambil sesuai jadwal, dana BLT KESRA yang diperuntukkan bagi Pak Gentang akan dikembalikan lagi ke kas negara.
”Dana bantuan itu sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari Pak Gentang. Jangan sampai dana yang sudah disalurkan ini malah hangus karena masalah administrasi yang seharusnya bisa diselesaikan dengan mudah oleh Pemerintah Desa,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Tanah Merah terkait upaya yang akan mereka lakukan untuk memastikan bantuan sosial tersebut sampai ke tangan Pak Gentang. Kasus ini menyoroti pentingnya peran aparat desa dalam memberikan pelayanan dan solusi yang inklusif, terutama bagi warganya yang tergolong rentan dan berkebutuhan khusus.
Berandanews24, Lumajang, Jawa Timur — Sabtu, 22 November 2025
Polri melalui Polda Jawa Timur terus mengintensifkan operasi kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Informasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi bahwa upaya penyelamatan, dukungan logistik, dan pemulihan psikososial di Kabupaten Lumajang terus berlanjut melalui kerja sama erat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, relawan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Seluruh langkah ini menjadi wujud hadirnya negara dalam memastikan keselamatan, ketenangan, dan pemulihan warga di masa darurat.
Dansatbrimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., melaporkan bahwa sejak Sabtu dini hari, 22 November 2025, satu Satuan Setingkat Kompi (36 personel) Satbrimob yang dipimpin Danyon B Pelopor Kompol Toni Agus Salim, S.H., M.M., telah bergerak mendukung pemulihan warga di Kecamatan Pronojiwo. Kegiatan dimulai sejak pukul 04.30 WIB melalui pengoperasian dapur lapangan Brimob yang setiap harinya memasak ratusan porsi makanan gratis bagi warga terdampak, para pengungsi, serta personel SAR di lapangan. Di tengah hawa dingin dan situasi darurat pasca erupsi, aroma masakan dari tenda Brimob menjadi penanda hadirnya harapan, sekaligus titik hangat yang mempererat kebersamaan.
Memasuki pagi hari, personel melaksanakan pengecekan kesiapan dan pembagian tugas yang dipimpin AKBP Toni Agus Salim untuk memastikan seluruh operasi berjalan aman, terkoordinasi, dan penuh empati. Setelah itu, personel langsung diterjunkan membantu membersihkan rumah-rumah warga dari abu vulkanik dan material erupsi. Banyak warga yang merasa tidak lagi memiliki tenaga untuk memulai pemulihan, sehingga kehadiran Brimob yang turut mengangkat barang-barang rumah tangga, membersihkan permukiman, dan memindahkan barang penting menuju hunian tetap menjadi bentuk pertolongan nyata yang sangat dirasakan masyarakat.
Pada pukul 09.00 WIB, upaya pemulihan psikososial diwujudkan melalui kegiatan trauma healing di SDN 04 Pronojiwo yang dipimpin Bripka Arif bersama dua personel lainnya. Melalui permainan edukatif, aktivitas kreatif, dan pendampingan emosional, anak-anak diarahkan untuk kembali merasa aman dan mampu melepaskan ketegangan pasca bencana. Di tengah tawa yang mulai kembali terdengar, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya soal membenahi bangunan, tetapi juga memulihkan hati dan rasa aman para korban, terutama anak-anak.
Pada pukul 11.00 WIB, Pos Dapur Lapangan Brimob di Desa Supit Urang menerima kunjungan utusan Presiden Republik Indonesia yang meninjau langsung kesiapan logistik, pelayanan dapur lapangan, dan pendampingan warga terdampak yang dilakukan Brimob. Kehadiran pemerintah pusat tersebut memperkuat koordinasi nasional dalam penanganan bencana Semeru dan memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sehari sebelumnya, Jumat (21/11/2025), Polda Jawa Timur telah memberangkatkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan tersebut dilepas oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polda Jatim dari halaman Gedung Tribrata Mapolda Jatim. Dengan status Gunung Semeru yang berada pada Level IV (Awas), bantuan difokuskan untuk mendukung dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo yang menampung ratusan warga, termasuk kelompok rentan seperti balita, bayi, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta ibu menyusui. Bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, pakaian anak, serta 450 selimut untuk lansia dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja. Wakapolda Jatim menegaskan bahwa seluruh distribusi dilakukan secara humanis dan penuh empati karena para pengungsi masih berada dalam kondisi trauma.
Polda Jawa Timur memastikan bahwa seluruh rangkaian bantuan kemanusiaan akan terus berlanjut hingga situasi benar-benar pulih. Upaya Brimob di lapangan—mulai dari dapur umum, pembersihan rumah, hingga trauma healing—merupakan bagian integral dari misi kemanusiaan Polri dalam menjaga keselamatan dan memulihkan warga Lumajang yang terdampak. Polri berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan penanganan Semeru secara cepat, transparan, dan responsif, sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dalam situasi bencana.
Berandanews24,Polres Melawi Polda Kalbar – Wujud kepedulian dan empati kepada sesama di tunjukan Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla di dampingi Waka Polres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P, pejabat dilingkungan Polres Melawi dan perangkat desa menyalurkan bantuan sembako kepada pemilik kios di terminal Sidomulyo Nanga Pinoh, Senin (11/11/25).
Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla mengatakan bantuan yang diberikan wujud kepedulian kepada masyarakat.
“Bersama perangkat Desa Sidomulyo wujud kepedulian kami menyalurkan bantuan,” ujar Kapolres Melawi.
AKBP Harris menambahkan bantuan di berikan sebanyak 7 paket sembako. Penerima adalah pemilik kios yang bangunan tempat usahanya mengalami kerusakan akibat di terjang angin puting beliung.
“Semoga bantuan yang di berikan dapat meringankan perekonomian serta tetap semangat dalam berusaha,” pungkas AKBP Harris.
Kepala Desa Sidomulyo memberikan apresiasi baik kepada Kapolres Melawi beserta jajarannya yang telah menunjukan rasa kepedulian luar biasa kepada warga masyarakat yang sedang dalam kemalangan, mewakili seluruh warga masyarakat Desa Sidomulyo kami mengucapkan terima kasih.
“Luar biasa kepedulian yang di berikan,terima kasih Kapolres Melawi dan jajarannya semoga menjadi kebaikan dan keberkahan,” pungkas H.M.Syukur.
Berandanews24,Melawi-Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tanah Pinoh, tanah pinoh barat dan kecamatan sokan Kabupaten Melawi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan debit air Sungai Pinoh, sungai cina dan sungai kelas meningkat. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Kota Baru terdampak banjir.
Menindaklanjuti situasi tersebut, Polsek Kota Baru intens melaksanakan patroli, himbauan, dan monitoring di sejumlah daerah rawan serta lokasi yang terdampak. Kamis (18/9).
Kapolsek Kota Baru, IPTU Edi Harianto menjelaskan pihaknya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi warga. “Dari hasil patroli, tercatat ada beberap desa yang terdampak banjir, yakni Desa Suka Maju, Desa Loka Jaya, Desa Tanjung Gunung, madong, bata luar dan desa Bina Jaya. Air merendam perumahan warga serta akses jalan utama dengan ketinggian bervariasi antara 50 sentimeter hingga satu meter,” ungkapnya.
Banjir yang melanda Desa Suka Maju, khususnya di Dusun Kantor Trigala Pasar, merendam 50 rumah warga di bantaran Sungai Pinoh dengan ketinggian air mencapai satu meter. Di Desa Loka Jaya, ketinggian air sekitar 50 sentimeter menggenangi akses jalan yang berada di tepi Sungai Pinoh. Sedangkan di Dusun Gelombang, Desa Loka Jaya, air setinggi satu meter merendam jalan provinsi yang menghubungkan Kota Baru–Sokan. Sementara itu, di Desa Tanjung Gunung dan Desa Bina Jaya banjir dengan ketinggian serupa menutup akses jalan utama.
Meski genangan cukup tinggi, hingga saat ini tidak ada warga yang dilaporkan mengungsi. “Syukurlah, sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Namun kami tetap mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, terutama bagi anak-anak dan lansia, karena risiko tenggelam cukup tinggi,” tambah Kapolsek.
Selain melakukan pemantauan, Polsek Kota Baru juga menghimbau masyarakat agar mematikan aliran listrik di rumah masing-masing untuk menghindari bahaya akibat arus listrik. Warga juga diminta mengawasi kondisi keluarga, khususnya anak-anak dan orang tua lanjut usia.
sementara itu warga desa Suka Maju sdr Apat menyampaikan bahwa air mulai banjir dari selasa (17/09) siang sampai malam hari, sempat surut tapi pada pagi selasa sekira pukul 08.00 wib pagi air mulai naik lagi.
“Air mulai naik siang kemaren sampai malam hari sempat surut, namun pagi ini sekira jam 08.00 wib mulai naik lagi” Sampainya.
Banyak kepala desa (kades) di berbagai daerah di Indonesia yang menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2025,sesuai dengan jadwal peringatan yang jatuh pada tanggal 16 September 2025 (12 Rabiul Awal 1447 H) dan diperpanjang sepanjang bulan Rabiul Awal. Peringatan ini merupakan kegiatan rutin pemerintah desa yang diselenggarakan di masjid-masjid desa, menampilkan pengajian dan ceramah agama yang diikuti oleh warga dan perangkat desa lainnya. Contoh Kehadiran Kades pada Maulid Nabi 2025(1 Rabiul Awal 1447 H).
Kepala Desa Batu Nanta,Petrus Bujang. SH Didampinginy.Maria. S.pd Ketua TP-PPK Desa batu nanta menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Al-Falah Minggu, (14/9/2025).Dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di wilayah Desa,Batu nanta
Foto: Kepala Desa Batu Nanta,Petrus Bujang.SH Didampingi ny.Maria.S.pd Ketua TP-PPK Desa Batu Nanta Saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid al-falah Minggu, (14/9/2025).
Kehadiran beliau merupakan bentuk dukungan dan partisipasi aktif pemerintah desa dalam kegiatan keagamaan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh warga masyarakat Desa Batu nanta khususnya. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di Panitiai oleh Utd. Zarkoni
“Semoga tersebut menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, kasih sayang, dan toleransi.”Ucap Kades”(*)
Foto: Saat Rasian Masyarakat Batu nanta Dan Kasi Kesra Pemdes Batu nanta memastikan Keadaan Telah Lama off.
BerandaNews24,kalbar,Melawi-Saat dikonfirmasi beberapa tim awak media di kantornya, Yang didampigi Tokoh Masyarakat Bantu nanta{Rasian} ketua pembangunan gereja{Supardi }Yang dikonfir pihak Beberapa Media Di Kabupaten dengan Santun dan tegas membantah seluruh tudingan terkait material pernah digunakan untuk kebutuhan perusahaan sawit. Dia menyampaikan bahwa informasi yang beredar di pemberitaan tidak sesuai dengan kenyataan,silakan tanya saja kepada pihak perusahaan apa pernah saya jual untuk proyek perusahaan”,Tegasnya
Foto:Saat Awak Media Di Melawi Mengkonfirmasi Untuk tanah galian hanya untuk Kepentingan Rarana Sosial
Kemudian Kepala Desa Batu Nanta Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Petrus Bujang, S.H ,menambahkan membantah terkait pemberitaan di beberapa media online mau pun Social Media yang menyebutkan adanya aktivitas pengambilan matrial galian C sudah berlangsung lama untuk kebutuhan perusahaan sawit.’Imbuh nya tenang,Kemudian Kades Menambahkan” kita tidak pernah menyuplai matrial ke Perusahaan atau proyek-proyek yang laen ini hanya semata-semata utk kepentingan kegiatan social,’Tutur Kades,Kemudian Kades sampaikan klarifikasi ini, agar pemberitaan media yang disajikan ke masyarakat tidak salah paham, dan pembaca tidak terpengaruh oleh pemberitaan yang menurut nya tidak akurat,kalau mengatas nama masyarakat yang berbicara, masyarakat yang mana”saat ditemui awak media,tegas Kades.
Foto Material Tanah Galian perUntukan Penibunan Pondasi Gereja di Dusun Batu nanta Semuanya Cuma cuma Tak Dipungut biaya Sepeser oleh Kades Batu nanta(penimbunan di Bulan januari 2025)
Rasian Selaku masyarakat dan sekaligus Staf di PT RKA,membenarkan Bahwa Sepengetahuannya tidak pernah menyediakan material kepada pihak perusahaan apa menjual jual untuk proyek perusahaan yang ada Pak Kades Membatu untuk Kebutuhan Sosial”Imbuhnya dengan Tenang, Lebih lanjut, Rasian salah satu staf perusahaan PT Rafi juga membenarkan tidak pernah pihak perusahaan menggunakan material kuari pak kades seperti yang ada di pemberitaan.Tegasnya”
Foto Penimbunan Badan jalan di Dusun mawang Raya yang mengunakan Material tanah, dan semua Tak cuma cuma sepeser pun tak dipungut Biaya oleh kades batu nanta
Disinggung tentang Yang dilakukan Pak Kades Kasi Kesra selaku ketua Pembangunan Gereja” Supardi Menuturkan” bahwa Tanah Milik Pak Kades Sebagai material Penibunan Pondasi Gereja yang Jumlah Retase Mencapai ±500 ret,belum lagi jalan Dusun yang semua beliau Secara Cuma untuk(tanpa Biaya Sepeser pun) materialnya Untuk kepentingan Sosial Di Desanya”tutur Supardi, “Supardi yang juga warga setempat, menyampaikan matrial kuari dulu diambil memang hanya untuk kebutuhan sosial seperti bangun gereja dan kebutuhan jalan spot- spot antar dusun sekarang juga sudah off”, kemudian “Supardi juga meluruskan informasi beredar terkait material yang digunakan untuk kebutuhan perusahaan, agar tidak menimbulkan asumsi negatif di masyarakat.
matrial kuari selama itupun hanya digunakan sewaktu-waktu untuk kebutuhan sosial di masyarakat,” tutupnya Kades sampaikan klarifikasi ini, agar pemberitaan media yang disajikan ke masyarakat tidak salah paham, dan pembaca tidak terpengaruh oleh pemberitaan yang menurut nya tidak akurat,kalau mengatas nama masyarakat yang berbicara, masyarakat yang mana”saat ditemui awak media,tegas Kades Dan mangakhirnya. {Tim/AK47}
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.