Berandanews24,Desa Batu nanta Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap akhir tahun anggaran 2024 yang bersumber dari APBN. Program BLT ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi di penghujung tahun Jum’at,8/11/2024.
Pelaksaan Penyaluran BLT-DD TA 2024 Dipemdes Batu Nanta yang penerimaan Sebanyak 22KPM,secara simbolis diserahkan Langsung Kepala Desa batu nanta
BLT tahap akhir tahun anggaran 2024 dalam waktu dekat. Dana ini diharapkan dapat membantu warga yang benar-benar membutuhkan,” ujar Kepala Desa Batu nanta(8/11/2024).
Penyaluran BLT-DD Tahap Akhir(4)Oktober,November,dan desember 2024 Yang dihadiri Pendamping Desa,PDL,Bhabinsa 1205 /16 Pemuar,Bhabinkamtimas Polsek belimbing,Ketua BPD Dan Kepala desa Batu nanta beserta Jajarannya,serta 22 KPM Warga Desa batu nanta.
bahwa proses pendistribusian BLT akan dilakukan dengan mekanisme yang transparan dan akuntabel. memastikan bahwa dana tersebut akan disalurkan kepada warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan, sesuai dengan aturan yang berlaku.
Bearandanews24,Kalbar,Melawi-Pelaksanaan Penyaluran BLT-DD Tahap Akhir TA 2024 Yang di hadiri oleh Kepala Desa,Ketua BPD,Pendaping Desa,Pendamping Lokal,Babinsa 1205/16Pemuar,Bhabinkhatimas Polsek Belimbing,Pemerintah Kecamatan Belimbing serta KPM 22 warga Belonsat.
Pesan Kepala desa Sapinus enteng,Mamfaatkan Blt-DD tahap akhir TA 2024 dalam sambutannya”
Disambung Ketua BPD Blonsat senada dengan Kepala Desa”Dana yang disalurakn bisa bermamfaat,semoga Blt-DD berguna.”
Pemerintah Kecamatan Belimbing Melalu Seketaris Camat,Karyanto.SP.M.SIMenghimbau”Pergunakan lah apa yang bapak ibu terima sebik sebaiknya”Sekcam menambahkan dalam pesta demokrasi(Pilkada)gunakan hak pilih sebaik baik nya agar Pilkada Bisa Sukses Secara Demokrasi”
Polsek Belimbing Melalui Bhabinkantinas(Rio),senada dengan Sekcam,dan Kepala Desa,untuk Pilkada,Bhabinkantimas Mengigatkan Jangan terpancing isu isu yang bekembang,ciptakan PILKADA yang kondusif dan Aman”
Kordinator Pendamping Desa Kecamatan Belimbing (Dani)Mentari desa 13 yang tentang Meskin extrim,isu 10% untuk tuntas Kemiskinan psolute(Tuntas)
Pembangunan saluran irigasi yang sedang berlangsung di Desa Guhung&Batu nanta menjadi simbol sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah.dalam pogram KEGIATAN UPSUS OPLAN TA 2024 POKTAN KABUPATEN MELAWI PEMBANGUNAN SALURAN TERSIER yang dibangun Kodim 1205 Sintang dan koramil 16 Pemuar
“Proyek ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur pertanian, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap ketahanan pangan nasional,” kata Babinsa Sertu La Elo Baa. Kodim 1205-Sintang, Koramil 16 Belimbing.
dalam kegiatan kerja bakti pembangunan saluran irigasi tersier di dua desa Binaannya.
Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa,Sertu La Elo Baa. Kodim 1205-Sintang, Koramil 16 Belimbing.yang bekerja sama dengan kelompok tani di dua Desa binaannya untuk membangun saluran irigasi tersier. Pembangunan ini diharapkan dapat memperluas area tanam dan memastikan ketersediaan air yang cukup bagi lahan pertanian, terutama di musim kemarau.
“Pembangunan saluran irigasi ini merupakan langkah strategis yang menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Kami berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,
Dengan adanya saluran irigasi yang efisien, para petani di Desa Guhung dan Batu nanta daerah binaannya akan dapat mengelola lahan pertanian mereka dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertanian berkelanjutan dan menciptakan ketahanan pangan yang kuat di tingkat lokal.
Berandanews24,Kalbar-Melawi,Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan yang tercermin dari tersedianya Pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya,aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.
Ini Terwujud Di Desa Batu nanta Kecamatan Belimbing Kab.Melawi(Kal-Bar) setelah berhasil Panen Telur kemudian disusul Panen Jagung pada senin,28,10,2024 yang dilaksanakan TP-PKK bersama BPD dan Jajaran staf Pemdas Batu nanta yang di dampingi dan hadir Bhabinkantimas Polsek Belimbing,Pihak kecamatan Belimbing Serta Ketua BPD desa Batu nanta
Berandanews24,Melawi-Kalbar,Camat Belimbing(Felix Triudadin.S.Pd,MBA) Yang disambut oleh Kepala Desa(Herman Saya), 3 Kepala dusun(Idham dan Dino,Udin)Ketua BPD(Isboni),Bendahara(Nafa),Kasi Kesra(suria fredikus.Amd) Serta Kasi Pem(Pak Tur)
Camat Belimbing(Felix), kegiatan Blusukan ke desa laman bukit,Camat belimbing tinjau pasar desa kegiatan rutinitas dalam Mematau Pembangunan di wilayahnya “ucap camat” Kebagai kepala wilayah atmistrasi kepemerintahan di Belimbing,serta Pembangunan Pasar yang Telah terlaksana Bisa Mengangkat PerEkonomian Masyarakat Khususnya Didesa Laman Bukit Poros Lintas Kayan Kecamatan Belimbing kab.Melawi Kalbar.
Melawi, Kalbar,Berandanews24 – saat ini sudah masuk pada tahapan untuk Pesta Demokrasi, pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Melawi yang akan di laksanakan pada 27 November 2024 akan dilaksanakan secara serentak. Rabu (18/09/2024) ditengah kesibukan
Wakil Bupati Melawi Drs. Kluisen menyampaikan, serta mengingatkan kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa sampai ke Perangkatnya untuk tidak terlibat Politik Praktis, agar sistim di kepemerintahan kabupaten Melawi berjalan dengan baik dan tidak ada gesekan di dalam menjalankan amanah Negara serta masyarakat. Mari kita junjung tinggi aturan dan ketentuan yang ada, yang sudah sering kali di sampaikan oleh Bawaslu terkait larangan Politik Praktis.
“ASN, Kepala Desa dan Perangkat Desa saya menghimbau untuk tidak terlibat politik Praktis, dan tidak mengintimidasi pihak manapun biarlah masyarakat sendiri memilih sesuai hati nuraninya, tanpa ada tekanan harus memilih paslon calon Kepala Daerah, sesuai dengan hati Nurani masyarakat. menentukan suatu Kemajuan dalam memimpin pemerintahan kelak, untuk Melawi lebih baik,” ucap Kluisen
Lanjut Kluisen juga berpesan apabila ada ASN (Kepala Dinas), Kepala Desa dan Perangkat desa, yang merasa dirinya terintimidasi oleh Kami selaku Bupati dan Wakil Bupati Melawi (aktif saat ini) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) silahkan masyarakat merekam, dan memvidiokan pelaku yang mengintimidasi.
“Apabila itu terjadi sudah jelas kami selaku pejabat pemerintah telah melanggar dari ketentuan dan sudah menciderai Demokrasi ini, silahkan Bapak/Ibu yang merasa dirinya terintimidasi membuat laporan ke instansi terkait, agar sistem kepemerintahan dapat berjalan dengan baik,” tegas Wakil Bupati Drs. Kluisen.
Saya juga menghimbau kepada semua penyelengara agar tetap menegakkan aturan, serta tetap menjaga integritasnya untuk menciptakan Demokrasi yang bersih bermartabat dan Berkwalitas.
Beradanwes24,Melawi-Kalbar,Bertempat di Ruang Rapat Kecamatan Belimbing,(4/9/2024)Berlangsung Pertemuan yang melibatkan 3 Desa dan Wilayah kecamatan (Belimbing dan Belimbing hulu)
RKA Sosialisasi Rencana Plasma dan Penguasaan lahan oleh masyarat 3 Desa dan 2 wilayah kecamatan.
Pelaksanakan kegiatan sosialisasi PT,yaitu di wilayah masyarakat Desa: Labang, Nusa Kenyikap dan Desa Nanga Tikan(Belimbing Hulu) yang difasilitasi oleh Pihak Kecamatan Belimbing serta di hadiri oleh Bapak Carmat, Perwakilan PT. RKA/Ikhasas, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sekaligus PLI. Dinas Koperasi Kab. Melawi, Kapolsek Belimbing, Denramil, Tokoh Adat, Temenggung sekaligus ketua Asosiasi petani sawit kab. Melawi (Apkasindo, tokoh masyarakat, para Kepala Desa dan perwakilan masyarakat.
Sangat disayangkan pada saat pertemuan tersebut tidak bisa berjalan dengan baik dan tuntas dikarenakan ada oknum masyarakat yang melakukan protes pada saat sosialisi disampaikan dan mengajak perserta und angan yang lain untuk meninggalkan tempat kegiatan pada saat berlangsung
Padahal besar harapan management PT,RKA/Ikhasas pada pertemuan tersebut masyaraka pendapatkan informasi yang jelas terkait dengan agenda Perusahaan PT.RKA khususnya rencana plasma yang telah disepakati antara Perusahaan dan pengurus Koperasi yang menjadi wadah /perwakilan bagi masyarakat petani plasma PT.RKA.
Pada pertemuan ini juga perwakilan PT.RKA/ikhasas ingin menyampaikan Keputusan management atas tuntutan masyarakat sebelumnya pada tanggal & Juni 2024 terkait hal berikut:
PT. RIKA/Ikhasas telah menunda himbauan selanjutnya yang diedarkan kepada masyarakat yang mengklaim dan mengelolah lahan perusahaan.
Perusahaan sudah melakuan sosialisasi ulang pada hari ini Rabu tanggal 04 September 2024
Perusahaan akan mengeluarkan secara bertahap lehan inclave masyarakat seluas 1.935.20 Ha diwilayah selatan secara bertahap kepada kantor ATR/PBN.
Dengan demikian perusahaan menghimbau masyarakat yang mengelola lahan secara sepihall agar bisa mengembalikan kepada PT.RKA/Ikhasas untuk nikelola sebagaimana mestinya supaya bisa menambah volume produksi TBS Perusahaan sehingga akan membonkan hagi hasil yang lebih baik kepada masyarakat petani plasma dan pemerintah daerah Melawi.
sebelum nya Pada 6 Juni 2024 TELAH DIBUAT KESEPAKATAN ANTARA PIHAK PT.RKA/IKHASAS DAN MASYARAKAT DESA NUSA KENYIKAP,DESA LABANG DAN DESA NANGA TIKAN YANG DIFASILITASI OLEH PIHAK RECAMATAN BELLIMBING.
petemuan Lanjutan yang fasilitasi Pemeritah Kecamatan Belimbing (rabu,4/9/2024).
pemerintah Kecamatan Bekimbing Melalui Camat Felix Triudadin.S.Pd,MBA. sebagai fasilitasi pertemuan ini terkait dengan sengketa lahan Dalam HGU PT RKA,kegiatan ini awal berjalan dengan lancar dimana dihadiri oleh Kepala Dinas pertanian dan perkebunan Kabupaten Melawi (Saiful),Kapolsek, Danramil tapi kemudian ketika penyampaian materi sosialisasi masyarakat sepertinya tidak puas dengan penjelasan tersebut karena itu mau langsung kepada point,jadi mereka Langsung Bubar.(satu per satu meningalkan ruangan pertemuan)
Doc,Foto:Kecamatan Belimbing
mungkin karena kurang pas untuk diberikan materi,tadi mereka mau langsung kepada poin-poin.”Imbuh camat”kemudian melanjutkan” saya akan membuat surat kepada Kabupaten atau Dinas Pertanian bahwa kami sudah berusaha,kami serahkan selanjutnya kepada pemerintah Kabupaten”Pungkasnya”
Selain itu dihadiri Tokoh adat,Masyakat serta Kepala desa(Desa Labang,Nusa kenyikap,Dan Nanga Tikan)
Sementara Itu Humas(Heri) PT.RKA/IKHASAS menyampaikan terkait BA Kesepakatan Pihak perusahaan Telah melaksanakan Kewajiban dan segera membenahi Kebun yang poin poin yang tertera dikesapakatan tersebut
Foto:Deret depan Danramil,Kapolsek,Dinas Perkebunan dan ketahanan pangan serta koperasi,Camat Belimbing,dan Sopian Hadi(Tokoh adat)
prinsipnya kita sudah melaksanakan kewajiban,itu sudah sangat penting dalam kesepakatan(pada 6 Juni 2024)Pihak perusahaan Ingin Benahi kebun sesuai HGU yang berlaku melakukan kewajiban yaitu Untuk perawatan sesuai GRTT(ganti rugi tanam tumbuh)telah di Tanda tangani.
disinggung yang hadir Humas PT.RKA menyampaikan bukan pihak Kecamatan saja dan tokoh masyarakat,Adat Hadir dari dinas pemerintah juga hadir Dinas Perkebunan dan ketahanan pangan serta koperasi Kabupaten Melawi,pada prinsipnya PT.RKA/IKHASAS tetap akan benahi Wilayah Perkebunan Sesuai HGU dan aturan yang berlaku”mengakhiri”
Berandanews24,Selesai Rehap Kantor langsung Gelar tiga Kegiatan sekali Gus,6/8/2024.
Kegiatan kegiatan diantarnya PERTEMUAN KECAMATAN I KEGIATAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR SOSIAL EKONOMI WILAYAH (PISEW) KECAMATAN BELIMBING-KABUPATEN MELAWI PROVINSI KALIMANTAN BARAT-TAHUN ANGGARAN 2024
foto:Pihak bapak Telly dan rombongan yang Bersengketa diterima oleh Kepala Desa Nusa Kenyikap dikantor Desa untuk pertemuan yang diagendakan 5/8/2024
Berandanews24,Berdasarkan laporan Bapak Hendrikus Telly dan Meriyunus pada hari Jumat 19 Juli 2024 bertempat di kantor Desa Nusa Kenyikap Kecamatan Belimbing melaporkan sengketa tanah yang terjadi di lahan Bapak Hendrikus Telly dan Meriyanus mana tanah tersebut di jual secara sepihak tanpa sepengetahuan pemilik tahan.
Maka dalam hal tersebut kami pemerintah Desa Nusa Kenylkap,pihak yang mengundang bersangkutan sandara untuk melakukan Mediasi/klarifikasi
Andreas Afuk Sebagai Keluarga dan sekaligus Temenggung Kecamatan”Pertemuan Perdana ini belum menghasilkan Kesepakatan,Kerena Salah satu pihak tidak hadir,tapi Kami menghargai pihak desa yang telah memfasilitasi pertemuan ini, selanjutnya Pertemuan selanjutnya meminta pihak desa Menentukan waktu dan harinya”Harapnya”
Kades nusa kiyakap Marsius.Sos” mengatakan”Pertemuan yang diagendakan Tanggal 5 Agustus 2024 yang belum menghasilkan keputusan Karena Tidak Kehadiran Pihak Mantan,sehingga Kedes akan koordinasi ke pihak kecamatan sebagai pimpinan Pemerintahan Tertinggi Dibelimbing,dan akan gelar Pertemuan Lanjutan yang agenda dan waktunya ditentukan kembali”ujarnya”Kades Manambahkan”Kami sebagai Perangkat Desa Sifatnya Malayani Kepentingan Warga,jadi siap memfasilitasi kepentingan warga kami”Pungkasnya”
Berandanews24,Faktor alam Juga Mendukung kelangkaan BBM,Dengan Kondisi saat ini Rute Penyuplai Memakan rentan waktu yang Panjang sehingga Pasokan Menjadi terlambat.
Upaya masyarakat dalam mengatasi masalah BBM memang tidak bisa dipungkiri.Setiap masalah dapat diatasi dengan baik, misalnya ketika BBM dibuat langka mereka menerima begitu saja. program konversi ke gas elpiji,walaupun ada ketakutan tentang kemungkinan meledak. Ironisnya gas elpiji yang mereka dapatkan dengan dijual Harga tinggi(yang terpaksa) dibeli dengan harga tinggi.
dari cara pandang teknis instrumental bahwa BBM yang langka, terjadinya banyak disebabkan oleh persediaan BBM bersubsidi berkurang dan akhirnya tidak mampu memenuhi kebutuhan daerah maupun nasional – namun untuk kepentingan stabilitas telah dijadikan prioritas lebih dahulu.
Berkurangnya persediaam BBM secara jelas disebabkan adanya kebijakan pemerintah dalam menjalankan konversi minyak(BBM),gas LPG, akibat terjadinya goncangan harga minyak dunia sebelumnya. Harga minyak dunia yang meningkat itu menyebabkan kemampuan negara dalam pembiayaan Pertamina untuk melakukan kegiatan impor BBM menjadi sangat terbatas dan terkunci oleh kemampuan fiskal. Akibat yang terjadi antara lain; Pertamina tidak dapat memenuhi kebutuhan kilang minyak,selanjutnya memberikan efek berkurangnya pasokan BBM.
Kemudian,langkanya BBM dan gas elpiji tetap punya solusi dengan menggunakan kayu bakar sebagai alternatif walaupun dengan resiko merusak hutan.Namun solusi ini tetap menjadi sesuatu yang tambal sulam, seperti halnya cara masyarakat menyingkapi kehidupan sehari-harinya. Bagi masyarakat tidak ada masalah tanpa penyelesaian; mereka tetap berusaha mengatasinya.
Kejadian demikian membutuhkan solusi yang lebih komprehensif tanpa menafikkan solusi mikro yang merupakan warna dari masyarakat yang bisa menyelesaikan sendiri. Untuk itu, kita bisa memulai analisis dengan tiga pendekatan yang menyebabkan masalah itu terjadi, yaitu: masalah teknis instrumental, faktor kegiatan ekonomi spekulatif, dan faktor perspektif politik ekonomi yang dianut dalam melahirkan kebijakan itu.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.