Berandanews24,Polkam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI Djamari.Chaniago menilai Resimen Mahasiswa (Menwa) merupakan organisasi strategis dalam sistem pertahanan rakyat semesta, karena memiliki dasar disiplin dan wawasan kebangsaan.
Demikian disampaikan Menko Polkam Djamari Chaniago saat menjadi Pembicara dalam Musyawarah Nasional ke-IX IARMI Tahun 2025 di Jakarta, Sabtu (22/11/2025). “Pertahanan negara bukan hanya tugas militer tetapi juga seluruh warga negara,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Menko Djamari menceritakan pengalamannya saat mengikuti misi perdamaian di luar negeri. Dikatakan, mahasiswa Indonesia juga pernah terlibat sebagai Satuan Batalyon dalam misi perdamaian internasional.
“Ini menunjukan bahwa generasi muda Indonesia mampu berperan dalam tugas global,” katanya.
Menko Djamari juga menekankan bahwa semangat pengabdian tidak mengenal umur. Menurutnya, banyak senior bangsa yang memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan nilai perjuangan yang sangat dibutuhkan negara.
“Usia jangan sampai membatasi atau mengurangi semangat untuk berbakti pada negara. Kita punya posisi yang sama di negeri. Mari kita selesaikan persoalan bangsa dengan bekerja,” katanya.
Menko Djamari meminta IARMI untuk tetap terus berkontribusi dan memberikan teladan dalam menjaga arah perjuangan organisasi dan bangsa. Ditegaskan, perbedaan pendapat tidak boleh memecah belah organisasi maupun bangsa.
“IARMI harus menjaga nilai kebersamaan. Saya minta adakah satu momen tertentu, apel besar IARMI untuk menunjukkan bahwa organisasi ini ada. Organisasi ini harus berada di garda terdepan dalan pembinaan disiplin dan cinta Tanah Air,” kata Menko Polkam Djamari.
Berandanews24,Jakarta Mentri imigrasi dan pemasyarakatanan (Imipas ) Agus Andrianto,SH,MH mengatakan saat ini Kemenimipas terus berupaya membangun sistem manajemen data terpadu yang terintegrasi lintas unit dan mudah diakses. Hal ini merupakan komitmen dalam mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi publik. “Tentunya kami berharap dengan keterbukaan informasi dan data yang berkualitas, dapat mendorong partisipasi masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Menteri Agus dalam siaran persnya,
Kemenimipas, katanya, berperan aktif dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik. Rangkaian Monev oleh KIP tersebut akan menentukan kualifikasi keterbukaan dan peringkat Badan Publik secara nasional.
Dia mengungkapkan hingga saat ini, Kemenimipas telah berhasil lolos hingga tahap Uji Publik yang merupakan tahap terakhir sebelum mendapatkan predikat dalam keterbukaan informasi publik.
Menteri Agus juga mengungkapkan Kemenimipas terus berupaya dalam memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi instrumen vital dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di bidang imigrasi dan pemasyarakatan.
Dia juga memastikan Kemenimipas berkomitmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) yang merupakan program prioritas nasional. Dukungan tersebut diimplementasikan kedalam 13 Program Akselerasi Menteri Imipas.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap publik, Kemenimipas menyajikan data secara berkala dalam format informatif, terbuka dan ramah pengguna termasuk melalui portal digital interaktif.
Saat ini, Agus mengataka masyarakat semakin mudah dalam mengakses informasi yang berkaitan dengan keimigrasian dan pemasyarakatan. Dia juga terus mendorong peningkatan pelayanan serta kualitas informasi publik yang terwujud dalam berbagai saluran.
Oleh karena itu, Kemenimipas telah menerbitkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam Angka, serta Buletin 13 Program Akselerasi dalam Gambar yang dapat diakses dengan mudah pada portal resmi. Selain itu, Kemenimipas juga membangun komunikasi dua arah yang responsif melalui berbagai kanal media sosial resmi.
Terakhir, Menteri Agus menegaskan Kemenimipas akan terus berbenah dan memperbaiki diri. Dia juga mengatakan Kemenimipas berupaya untuk memperoleh kepercayaan publik serta bertanggung jawab atas kinerja secara akuntabel dan profesional.
“Dalam satu tahun perjalanan ini, tentunya banyak hal yang belum sempurna, masih banyak kekurangan yang kami hadapi. Namun, kami punya komitmen untuk selalu menerapkan upaya-upaya perbaikan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta kualitas keterbukaan informasi kepada publik sebagaimana apa yg diharapkan dan diamanatkan oleh undang-undang,” ucapnya.
Berandanews24, Lumajang, Jawa Timur — Sabtu, 22 November 2025
Polri melalui Polda Jawa Timur terus mengintensifkan operasi kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Informasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi bahwa upaya penyelamatan, dukungan logistik, dan pemulihan psikososial di Kabupaten Lumajang terus berlanjut melalui kerja sama erat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, relawan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Seluruh langkah ini menjadi wujud hadirnya negara dalam memastikan keselamatan, ketenangan, dan pemulihan warga di masa darurat.
Dansatbrimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., melaporkan bahwa sejak Sabtu dini hari, 22 November 2025, satu Satuan Setingkat Kompi (36 personel) Satbrimob yang dipimpin Danyon B Pelopor Kompol Toni Agus Salim, S.H., M.M., telah bergerak mendukung pemulihan warga di Kecamatan Pronojiwo. Kegiatan dimulai sejak pukul 04.30 WIB melalui pengoperasian dapur lapangan Brimob yang setiap harinya memasak ratusan porsi makanan gratis bagi warga terdampak, para pengungsi, serta personel SAR di lapangan. Di tengah hawa dingin dan situasi darurat pasca erupsi, aroma masakan dari tenda Brimob menjadi penanda hadirnya harapan, sekaligus titik hangat yang mempererat kebersamaan.
Memasuki pagi hari, personel melaksanakan pengecekan kesiapan dan pembagian tugas yang dipimpin AKBP Toni Agus Salim untuk memastikan seluruh operasi berjalan aman, terkoordinasi, dan penuh empati. Setelah itu, personel langsung diterjunkan membantu membersihkan rumah-rumah warga dari abu vulkanik dan material erupsi. Banyak warga yang merasa tidak lagi memiliki tenaga untuk memulai pemulihan, sehingga kehadiran Brimob yang turut mengangkat barang-barang rumah tangga, membersihkan permukiman, dan memindahkan barang penting menuju hunian tetap menjadi bentuk pertolongan nyata yang sangat dirasakan masyarakat.
Pada pukul 09.00 WIB, upaya pemulihan psikososial diwujudkan melalui kegiatan trauma healing di SDN 04 Pronojiwo yang dipimpin Bripka Arif bersama dua personel lainnya. Melalui permainan edukatif, aktivitas kreatif, dan pendampingan emosional, anak-anak diarahkan untuk kembali merasa aman dan mampu melepaskan ketegangan pasca bencana. Di tengah tawa yang mulai kembali terdengar, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya soal membenahi bangunan, tetapi juga memulihkan hati dan rasa aman para korban, terutama anak-anak.
Pada pukul 11.00 WIB, Pos Dapur Lapangan Brimob di Desa Supit Urang menerima kunjungan utusan Presiden Republik Indonesia yang meninjau langsung kesiapan logistik, pelayanan dapur lapangan, dan pendampingan warga terdampak yang dilakukan Brimob. Kehadiran pemerintah pusat tersebut memperkuat koordinasi nasional dalam penanganan bencana Semeru dan memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sehari sebelumnya, Jumat (21/11/2025), Polda Jawa Timur telah memberangkatkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan tersebut dilepas oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polda Jatim dari halaman Gedung Tribrata Mapolda Jatim. Dengan status Gunung Semeru yang berada pada Level IV (Awas), bantuan difokuskan untuk mendukung dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo yang menampung ratusan warga, termasuk kelompok rentan seperti balita, bayi, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta ibu menyusui. Bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, pakaian anak, serta 450 selimut untuk lansia dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja. Wakapolda Jatim menegaskan bahwa seluruh distribusi dilakukan secara humanis dan penuh empati karena para pengungsi masih berada dalam kondisi trauma.
Polda Jawa Timur memastikan bahwa seluruh rangkaian bantuan kemanusiaan akan terus berlanjut hingga situasi benar-benar pulih. Upaya Brimob di lapangan—mulai dari dapur umum, pembersihan rumah, hingga trauma healing—merupakan bagian integral dari misi kemanusiaan Polri dalam menjaga keselamatan dan memulihkan warga Lumajang yang terdampak. Polri berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan penanganan Semeru secara cepat, transparan, dan responsif, sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dalam situasi bencana.
Berandanews24,Polsek Air Besar ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Dengan Suasana malam di Kecamatan Air Besar terasa lebih aman berkat kegiatan patroli rutin yang digencarkan oleh jajaran Polsek Air Besar. Patroli yang dilakukan pada malam hari tersebut menyasar sejumlah titik rawan, pemukiman warga, hingga fasilitas umum yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat, ” Jumat Malam (21/11/2025)
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Air Besar IPTU Mohammad Ibrahim Malik, S.H., menjelaskan secara terpisah bahwa kegiatan patroli malam ini merupakan bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan tetap terjaga.
“Patroli malam ini kami lakukan secara berkelanjutan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas. Personel kami bergerak secara mobile agar mampu menjangkau lokasi-lokasi yang membutuhkan pengamanan ekstra,” ujar Kapolsek.
Lanjut Kapolsek menambahkan, bahwa patroli tidak hanya difokuskan pada upaya penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis. Anggota Polsek Air Besar turut berdialog dengan warga, memberikan imbauan kamtibmas, serta memastikan masyarakat merasa aman menjalani aktivitas malam hari.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung bahwa kehadiran polisi bukan hanya pada saat terjadi kejadian, tetapi juga untuk mencegah. Dengan komunikasi yang baik antara petugas dan warga, kami harap tercipta suasana yang harmonis dan kondusif,” tambahnya.
Berandanews24,Polres Melawi Polda Kalbar – Dalam rangka memastikan kesiapan dan kesehatan fisik serta mental personil yang terlibat dalam Operasi Zebra Kapuas 2025, Bakes Polres Melawi melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin kepada seluruh personel yang bertugas, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan di Polsek Nanga Pinoh dan diikuti oleh sejumlah personel yang sedang menjalankan tugas dalam Operasi Zebra Kapuas 2025. Tim medis dari Bakes Polres Melawi melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan kesehatan umum.
Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Ospla. Selaku Kaopsres dalam Ops Zebra mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas operasional yang berat dan berpotensi tinggi.
“Kesehatan fisik dan mental personel adalah prioritas utama dalam setiap operasi kepolisian. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan rutin, kami yakin personel kami siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama Operasi Zebra Kapuas 2025,” ujarnya.
Operasi Zebra Kapuas 2025 sendiri merupakan salah satu operasi kepolisian yang bertujuan untuk menekan kecelakaan lalu lintas, memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya disiplin dalam berlalu lintas.
Berandanews24,Sigli — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyebut bahwa Provinsi Aceh harus menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun setiap pihak yang berkunjung. Berdasarkan berbagai indikator kamtibmas, Aceh tercatat sebagai provinsi teraman nomor satu di Sumatera.
“Aceh harus jadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang. Dari 10 provinsi di Sumatera, Aceh menjadi yang paling kondusif, dan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat serta aparat keamanan,” kata Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Polres Pidie, Kamis, 20 November 2025.
Menurutnya, budaya pemulia jamee atau memuliakan tamu yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh menjadi modal sosial bagi terciptanya keamanan dan kenyamanan. Tradisi ini menunjukkan bahwa Aceh adalah daerah yang ramah, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Sementara itu, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana dalam kesempatannya mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Aceh beserta rombongan di wilayah Pidie. Dalam laporannya, Jaka menggambarkan secara umum bahwa keamanan di wilayah Pidie sangat kondusif.
“Kamtibmas di Pidie sangat kondusif dan terjaga. Ini merupakan hasil dari sinergi seluruh pihak, baik aparat kepolisian maupun masyarakat,” ungkap Jaka.
Menurutnya, kerja sama yang kuat antara Polri dengan Forkopimda, para tokoh agama, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat lainnya menjadi faktor penting yang mendukung terciptanya suasana yang aman di Kabupaten Pidie.
Kapolres Pidie menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pidie hingga saat ini berada dalam keadaan aman dan kondusif. Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannya pada kegiatan yang dihadiri para pejabat utama, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
“Melalui upaya bersama, kami berharap situasi aman dan kondusif yang selama ini terjaga dapat terus dipertahankan demi terciptanya Kabupaten Pidie yang harmonis dan tenteram,” kata AKBP Jaka Mulyana.
Usai memberikan arahan, Kapolda menyerahkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, Kapolda Aceh juga memberikan tali asih dan bingkisan kepada perwakilan Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Pidie sebagai bentuk perhatian sekaligus penguatan hubungan harmonis antara Polri dan seluruh unsur masyarakat.
Dalam kunker itu, Kapolda Aceh turut didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki, Karo Ops, dan Dirintelkam. Kedatangannya disambut langsung oleh Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana dan Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Ny. Ruri Jaka.
Kesepakatan untuk berkolaborasi dan kolaborAktif antara ketum FRIC H.Dian Surahman, Ketum FWJ Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan, sekaligus pimred ifakta Putu Amy yang juga pengurus PWI Jakarta Barat saat obrolan di coffee break Mall Palm, Jakarta Barat (20/11/2025).
Sepakat! Langkah ini menunjukkan komitmen para pemimpin organisasi untuk bekerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kerjasama yang baik antara FRIC, PWI, dan FWJ Indonesia dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk melakukan hal yang sama.
Dengan menjaga kondusifitas Negeri, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memajukan bangsa.
Langkah yang luar biasa , Tiga elemen ini, yaitu FRIC, FWJ Indonesia dan PWI, telah menunjukkan komitmennya untuk fokus pada tupoksi masing-masing dan berkontribusi terhadap bangsa, negara, dan masyarakat.
Dengan fokus pada kontribusi dan kerjasama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat dan memajukan bangsa.
Harapan ketum FRIC, ketum FWJ Indonesia dan PWI yakni semoga langkah ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk melakukan hal yang sama dan bersama-sama kita dapat menciptakan Indonesia yang lebih baik.
Di akhir obrolan santai namun berkualitas, kami berharap kesepakatan ini agar dapat diimplementasikan dengan baik dan membawa manfaat bagi Pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat Indonesia.
BerandaNews24,Bersamaan dengan penutupan Operasi Antik Lodaya 2025 yang berhasil mengamankan 372 tersangka narkotika, Polda Jawa Barat menyampaikan pesan penting mengenai tanggung jawab sosial terhadap para pelaku tindak pidana narkotika. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menekankan bahwa setelah menjalani hukuman, para pelaku membutuhkan bantuan dan arahan agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Pihak Kepolisian menyadari bahwa proses penangkapan dan hukum adalah kewajiban, namun terdapat kewajiban sosial dan psikologis yang jauh lebih besar bagi masyarakat.
Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyoroti akar masalah yang seringkali membuat para pelaku terjerumus kembali atau mengulang perbuatannya. Menurutnya, alasan utama yang mendasari kondisi psikologis dan sosiologis mereka adalah kesulitan mencari pekerjaan, sulitnya mendapatkan kesejahteraan dan ketertinggalan dalam sumber daya di tengah kemajuan saat ini. “Mereka juga memilih putih, ingin bersih juga setelah menjalani hukuman. Tapi karena kesulitan berbagai hal ini membuatnya menjadi pelaku yang berulang lagi dan tersesat,” jelas Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Kamis (20/11/2025)
Oleh karena itu, Kabid Humas Polda Jabar secara khusus menyampaikan seruan kepada pemerintah daerah, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga kecamatan. Kombes Pol. Hendra Rochmawan meminta agar para pelaku ini tidak dianggap sebagai “orang-orang yang terbuang”, melainkan harus diperhatikan oleh semua pihak. Ia menekankan bahwa setelah selesai menjalani hukuman, hukum itu jangan selalu hitam bagi mereka. Peran pemerintah daerah sangat dinantikan untuk memastikan bahwa mereka memiliki kesempatan dan akses agar tidak kembali melakukan tindak pidana.
Selain pemerintah, seruan juga ditujukan kepada para ulama dan pendidik agama. Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengajak mereka untuk tidak melihat para pelaku ini sebagai orang-orang yang selalu menyimpang dan tersesat. “Berilah mereka pertolongan. Berilah mereka doa, datang, berkunjung, dan sebagainya,” tuturnya. Ia menjelaskan bahwa para pelaku ini juga membutuhkan bimbingan agama, bukan hanya mereka yang berada di pondok pesantren atau tempat pendidikan formal, sehingga kebatinan mereka dapat kembali kepada Yang Maha Kuasa dan menjauhkan diri dari perbuatan haram.
Polda Jabar bersama Kejaksaan, Hakim, dan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) melaksanakan kewajiban dalam proses penegakan hukum dan pembinaan. Namun, Kombes Pol. Hendra Rochmawan berharap agar semua pihak dapat bekerja sama dalam memberikan dukungan sosial dan psikologis yang besar bagi para pelaku. Keinginan mereka untuk menjadi pribadi yang baik itu selalu ada dan besar sekali, dan hanya dengan bantuan menyeluruh dari pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat, mereka dapat diajak untuk benar dan tidak kembali terjerumus dalam tindak pidana.
Berandanews24,20 November 2025 – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus illegal access terhadap platform perdagangan aset kripto internasional Markets.com, milik Finalto International Limited yang berbasis di London, Inggris. Pengungkapan ini dilakukan setelah perusahaan melaporkan dugaan manipulasi pada sistem pembelian aset kripto yang menyebabkan kerugian besar.
Wadirtipidsiber Bareskrim Polri KBP Andri Sudarmadi, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa perkembangan aset kripto yang sangat pesat di Indonesia menuntut kewaspadaan masyarakat. “OJK mencatat lebih dari 18 juta pengguna aset kripto dengan nilai transaksi mencapai Rp360 triliun per September 2025. Pesatnya pertumbuhan ini harus diimbangi dengan literasi keuangan yang baik agar masyarakat tidak terjebak dalam tindakan kriminal maupun skema investasi yang berisiko,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar Kamis siang (20/11).
Dalam kasus ini, penyidik menetapkan seorang WNI berinisial HS sebagai tersangka. Ia ditangkap pada 15 September 2025 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. HS, yang telah mengenal perdagangan aset kripto sejak 2017, memanfaatkan celah pada sistem input nominal fitur jual dan beli, sehingga sistem Markets.com memberikan deposit USDT sesuai angka yang ia masukkan tanpa melalui transaksi yang sah. Untuk melancarkan aksinya, ia membuat empat akun fiktif menggunakan data KTP yang diperoleh dari internet.
Akibat manipulasi tersebut, Finalto International Limited mengalami kerugian Rp 6,67 miliar. Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti, antara lain:
1 laptop
1 handphone
1 cold wallet berisi 266.801 USDT atau setara Rp4,45 miliar
1 kartu ATM prioritas
1 unit CPU
1 unit ruko di Kabupaten Bandung seluas 152 m²
KBP Andri mengatakan, “Kasus ini adalah bentuk kejahatan siber lintas negara. Pelaku memanfaatkan celah teknis untuk mendapatkan keuntungan ilegal, tetapi penyidik berhasil mengikuti aliran dana dan mengamankan aset hasil kejahatan.”
HS kini dijerat pasal berlapis, termasuk UU ITE, KUHP, UU Transfer Dana, dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp15 miliar. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Berandanews24,Jakarta – Operasi Zebra 2025 yang dilakukan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus berlangsung, dan memasuki hari keempat (Kamis,20/11), intensitas kegiatan meningkat signifikan. Tidak hanya penertiban, Korlantas juga memperkuat edukasi keselamatan di berbagai lapisan masyarakat.
Irjen Agus Suryonugroho selaku Kakorlantas Polri mengungkapkan bahwa lonjakan aktivitas pada hari keempat adalah “indikator kesiapan jajaran di lapangan”. Menurutnya, kehadiran petugas tak semata untuk menindak — tapi juga memberikan informasi keselamatan yang kredibel.
Sebagai bagian dari pendekatan preventif, polisi melakukan binluh (bimbingan dan penyuluhan) melalui sambang komunitas, sosialisasi di sekolah, kampus, hingga pabrik. Media sosial, media elektronik, dan cetak juga dipergunakan untuk menyebarkan pesan-pesan keselamatan.
Dari sisi penegakan hukum, data menunjukkan jumlah penindakan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Total perkara yang ditindak mencapai 163.236, naik sekitar 4,1 persen dari operasi Zebra tahun lalu.
Menariknya, lonjakan terbesar tercatat pada E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement): E-TLE mobile naik drastis menjadi 12.524 perkara, naik 197,1 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, E-TLE statis juga naik, sedangkan tilang manual justru turun signifikan, hingga 88,4 persen.
Fokus utama penindakan hari ini juga diarahkan pada balap liar. Irjen Agus menyatakan bahwa pelanggaran balap liar roda dua melonjak: dari 120 menjadi 196 kasus, naik sekitar 63,3 persen. Sebanyak 106 kegiatan balap liar ditertibkan, dengan 101 sepeda motor roda dua diamankan.
Polda Jawa Timur menjadi wilayah dengan penertiban paling aktif, disusul Polda Kalbar dan Kalteng. Temuan mencolok: banyak kendaraan yang digunakan untuk balap liar tidak memiliki plat nomor, menunjukkan potensi penggunaan kendaraan ilegal.
Agus menegaskan pendekatan kepolisian bersifat selektif sekaligus intens: patroli malam, pemantauan medsos, operasi gabungan, serta pembinaan remaja yang dianggap rentan terlibat balap liar. Semua ini dilakukan sebagai “fondasi awal” menjelang pengamanan periode liburan akhir tahun.
Sebagai penutup, Agus menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Zebra tidak hanya diukur dari jumlah tilang atau penindakan, tetapi dari bagaimana masyarakat makin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.