BerandaNews24,Polres Melawi Polda Kalbar – Menindaklanjuti keluhan dan permintaan warga yang disampaikan dalam kegiatan Jumat Curhat pekan lalu, Kapolres Melawi mendatangi Kantor Desa Labang, Kecamatan Belimbing, untuk menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa bola voli dan satu set net kepada para pemuda Karang Taruna Desa Labang.
Kedatangan Kapolres disambut hangat perangkat desa dan ketua Karang Taruna yang sejak awal berharap tersedianya fasilitas olahraga di desa mereka. Permintaan tersebut sebelumnya mencuat dalam sesi dialog Jumat Curhat, ketika warga menyampaikan harapan agar pemuda memiliki sarana yang memadai untuk berolahraga dan menghindari kegiatan negatif.
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Ospla, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Melawi terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus upaya mendorong generasi muda lebih aktif dalam kegiatan positif.
“Ini komitmen kami untuk menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat. Semoga sarana sederhana ini bisa menjadi pemicu semangat para pemuda untuk lebih aktif berolahraga, terutama dalam cabang voli yang cukup diminati di Desa Labang,” ujarnya. Rabu (03/12) di ruang kerjanya.
Ia juga menambahkan bahwa olahraga dapat menjadi wadah mempererat kebersamaan serta menjaga kesehatan dan solidaritas antarwarga.
“Kami berharap fasilitas ini dapat digunakan dengan baik dan menjadi sarana pembinaan pemuda di Desa Labang,” tambahnya.(AK47)
Berandanews24 dilansir dari Surabaya, LiputanJatimBersatu.com — Dugaan penyelundupan narkoba dan berbagai barang terlarang di Lapas Kelas I Surabaya kembali memicu perhatian publik. Sejumlah pihak menilai lemahnya sistem pengawasan membuka peluang bagi jaringan peredaran gelap tetap beroperasi dari balik tembok lembaga pemasyarakatan. Sorotan paling tajam mengarah kepada Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) yang dianggap tidak mampu menjalankan fungsi pengamanan secara maksimal.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa peredaran narkoba di dalam lapas masih terjadi dan diduga melibatkan sejumlah warga binaan serta pihak-pihak yang memiliki akses khusus. Modus penyelundupan pun disebut semakin beragam, mulai dari penitipan barang, celah dalam mekanisme kunjungan, hingga dugaan lemahnya prosedur pemeriksaan di pintu masuk.
Meningkatnya dugaan aktivitas ilegal ini membuat publik mempertanyakan kinerja struktur pengamanan lapas. Banyak yang menilai bahwa KPLP sebagai pucuk pengamanan seharusnya mampu memastikan lingkungan lapas steril dari narkoba, telepon genggam, dan barang-barang berbahaya lainnya. Lemahnya pengawasan dianggap sebagai indikasi bahwa fungsi kontrol internal tidak berjalan dengan baik.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, KPLP Lapas Kelas I Surabaya, Agung, menanggapi dengan menanyakan terlebih dahulu temuan yang dimaksud.
“Walaikumsalam mas, apa temuannya mas kalau boleh tahu?” ujar Agung.
Ia kemudian meminta informasi lebih detail terkait nama warga binaan yang disebut terlibat.
“Dapat diinformasikan lebih detail mas nama WBP yang terlibat dalam temuan tersebut. Tentunya kami Lapas Kelas I Surabaya berkomitmen penuh dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba di Lapas,” tambahnya.
Agung juga menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa langkah penindakan terhadap upaya penyelundupan.
“Foto itu sudah kami tindaklanjuti pada 19 November 2025. Banyak modus upaya penyelundupan ke dalam, namun kami berupaya optimal. Perlu kami informasikan juga bahwa pada 24 November 2025 kami berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang yang diduga narkotika dengan modus disembunyikan di dalam sandal. Barang bukti dan tersangka sudah kami serahkan ke Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Namun ketika disinggung lebih jauh mengenai aspek keamanan dan bagaimana barang-barang haram tersebut masih bisa lolos masuk ke dalam lapas, Agung tidak memberikan penjelasan tambahan.
Sejumlah pemerhati pemasyarakatan mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan, termasuk menelusuri potensi adanya oknum yang diduga memberikan ruang bagi masuknya barang terlarang. Mereka juga meminta Kementerian Hukum dan HAM turun langsung melakukan inspeksi internal serta memberikan sanksi tegas apabila terbukti ada kelalaian atau penyalahgunaan wewenang.
Publik menegaskan bahwa lapas seharusnya menjadi tempat pembinaan, bukan justru menjadi ladang subur bagi peredaran barang haram. Transparansi, penegakan disiplin, serta reformasi sistem pengawasan menjadi tuntutan utama demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
BerandaNews24,Dilansir dari Surabaya, LiputanJatimBersatu.com. Pernyataan manajemen Diskotik Ibiza dinilai tidak sejalan dengan hasil penyidikan kepolisian terkait kematian M. Reza di gedung Andika Plaza pada Kamis dini hari, 27/11/2025. Informasi awal yang diberikan pihak manajemen disebut-sebut tidak menggambarkan kejadian sebenarnya, setelah polisi mengungkap fakta berbeda.
Pernyataan Manajemen Ibiza Dipertanyakan
Humas Ibiza, Wahyu, sebelumnya menyatakan bahwa insiden tersebut hanyalah cekcok kecil antar teman satu meja. Korban, menurutnya, diduga terluka akibat terjatuh dan terbentur pembatas sofa. Namun, pernyataan itu langsung menuai kritik ketika polisi justru mengungkap adanya unsur kesengajaan dalam kematian Reza.
Polisi: Korban Tewas Akibat Dipukul Benda Tumpul
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Lutfi Sulistiawan, dalam konferensi pers menegaskan bahwa Reza bukan meninggal karena jatuh, melainkan akibat penganiayaan menggunakan benda tumpul.
“Tersangka memukul korban dengan pecahan botol kaca ke bagian kepala berulang-ulang kali,” ujar Kapolrestabes Surabaya.
Akibat pukulan tersebut, korban mengalami pendarahan hebat dan ditemukan dalam kondisi berlumuran darah saat dibawa keluar melalui lift oleh petugas keamanan. Sumber internal menyebut Reza sempat mengerang kesakitan sebelum akhirnya meninggal dunia di area gedung tersebut.
Narasi Berbeda dari Manajemen Ibiza
Wahyu, Humas Ibiza, sebelumnya mengklaim bahwa rekaman CCTV menunjukkan suasana awal yang hanya berupa candaan yang berubah menjadi salah paham kecil. Ia menegaskan tidak ada aksi brutal, termasuk penggunaan senjata atau benda keras.
Namun penyidik menegaskan bahwa fakta lapangan menunjukkan korban jelas menjadi objek penganiayaan, bukan kecelakaan di dalam klub malam.
Publik Pertanyakan Transparansi Ibiza
Perbedaan dua versi ini memunculkan sejumlah pertanyaan dari publik maupun pemerhati hukum:
Apakah pihak manajemen Ibiza berupaya mengecilkan insiden? Mengapa penggunaan botol sebagai alat pemukul tidak disebutkan sejak awal?
Adakah potongan kronologi yang disembunyikan? Pengamat hukum menilai perbedaan narasi harus diselidiki untuk memastikan tidak ada manipulasi fakta yang menghambat proses hukum.
Saat ini penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dari pihak Ibiza, termasuk petugas keamanan yang mengeluarkan korban dari area hiburan malam tersebut.
Tersangka Ditahan
Aris Pratama (30), yang diketahui adalah teman korban sendiri, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolrestabes Surabaya. Ia dijerat dengan pasal terkait tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
JAKARTA, – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), Sekjen DPP FRIC (Fast Respon Indonesia Center) H. DEDEN HARDENING menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi, profesionalitas, serta pengabdian tanpa henti jajaran Korps Polairud dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan udara Indonesia.
H. DEDEN HARDENING, selaku Sekjen DPP FRIC, menegaskan bahwa keberadaan Korps Polairud merupakan pilar penting dalam sistem keamanan nasional, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kemaritiman yang semakin kompleks.
“Atas nama keluarga besar FRIC, kami mengucapkan Dirgahayu ke-75 Korps Polairud. Kami sangat mengapresiasi peran vital Polairud yang selalu hadir menjaga kedaulatan perairan, memberikan pertolongan cepat dalam kondisi darurat, serta menjaga keselamatan masyarakat di kawasan pesisir. Dedikasi dan keberanian yang ditunjukkan setiap personel Polairud adalah wujud nyata pengabdian untuk Indonesia,” ujar DEDEN.
Lebih lanjut, FRIC menilai bahwa sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, dan aparat kepolisian, termasuk Polairud, merupakan fondasi penting untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.
Keberadaan Polairud dengan berbagai sarana udara dan lautnya telah memberikan dampak signifikan dalam penegakan hukum, patroli perairan, pencarian dan pertolongan, serta pencegahan tindak kejahatan di wilayah kepulauan.
Pada momentum bersejarah ini, FRIC berharap Korps Polairud semakin maju, semakin presisi, serta terus menjadi kebanggaan bangsa dalam menjaga laut, pesisir, dan udara Indonesia.
“Semoga Korps Polairud senantiasa diberi kekuatan, keselamatan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas. Dirgahayu ke-75 Korps Polairud! Polairud Presisi, Mengawal Indonesia Maju,” tutup DEDEN.
Berandanews24,Cirebon — Kepolisian di wilayah Cirebon kembali menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peluncuran program CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolresta Cirebon) Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H.
Program ini dirancang sebagai jembatan komunikasi langsung antara pimpinan kepolisian dengan masyarakat, sekaligus menjadi media untuk menyampaikan keluhan, saran, masukan, dan berbagai aduan terkait keamanan maupun pelayanan Kepolisian.
Dalam materi publikasi resmi, seorang pejabat kepolisian wanita berpangkat tinggi tampil dengan gesture ramah dan penuh kehangatan. Hal tersebut menjadi simbol bahwa Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis, bersahabat, serta mudah diakses oleh masyarakat.
Program CLBK diharapkan mampu memberikan ruang dialog yang efektif dan mempercepat respons terhadap aspirasi publik. Melalui hotline khusus yang telah disediakan, masyarakat dapat berkomunikasi langsung tanpa hambatan birokrasi.
Layanan pengaduan 24 jam serta akses Layanan Polisi 110 kembali ditegaskan sebagai wujud kesiapan Polri dalam merespons situasi darurat maupun kebutuhan masyarakat sehari-hari, sejalan dengan semangat melindungi, mengayomi, dan melayani.
Program CLBK juga hadir untuk memperkuat komunikasi dua arah antara aparat keamanan dan masyarakat. Tidak hanya menerima laporan, tetapi juga mendengarkan keluh kesah warga sebagai bagian dari pendekatan humanis yang terus digalakkan oleh Polri.
Ketua DPC FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Cirebon Raya, Suwardy, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dihadirkan Kepolisian.
“Kami dari DPC FRIC Cirebon Raya sangat menyambut baik program CLBK ini. Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa Polri benar-benar membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun pengaduan secara langsung. Ini merupakan langkah nyata yang memperkuat kedekatan emosional antara aparat dan warga,” ujar Suwardy.
Suwardy menegaskan bahwa program ini sejalan dengan misi FRIC yang menitikberatkan pada percepatan respons, pendampingan warga, serta sinergi positif antara masyarakat dan pihak kepolisian.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian yang terus menghadirkan inovasi pelayanan publik. DPC FRIC Cirebon Raya siap bersinergi dan mendukung penuh upaya-upaya positif yang bertujuan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Semoga CLBK menjadi ruang komunikasi yang produktif, transparan, dan bermanfaat luas bagi warga Cirebon,” tambahnya.
Dengan hadirnya CLBK, diharapkan masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan maupun mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi. Program ini bukan hanya bentuk peningkatan layanan, tetapi juga ajakan agar warga turut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan harmonis.
FRIC Cirebon Raya bersama masyarakat terus berkomitmen mendukung keberlanjutan program CLBK agar memberikan dampak nyata bagi keamanan publik.
Kepolisian menegaskan bahwa setiap aduan dan curhat yang masuk akan diproses secara profesional, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Berandanews24,Polres Melawi Polda Kalbar – Pamapta Polres Melawi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya aksi pelemparan batu dan kayu terhadap kendaraan yang melintas di kawasan Batu Buil, Tanjung Tengang, hingga Labang, Kabupaten Melawi. Senin (1/12) Malam. Informasi tersebut sebelumnya beredar di media sosial Facebook melalui akun NankKalbar Kurniawan di grup Melawi Informasi.
Dalam unggahan itu, akun tersebut menuliskan imbauan kepada aparat dan pengendara: “Mohon Aparatur Negara dan Petugas yang berwenang di Wilayah Kab Melawi, tadi malam ada kejadian pelemparan batu dan kayu di kawasan Batu Buil, Tanjung Tengang dan Labang. Dimohon pengendara yang lewat agar berhati-hati dan lembaga serta dinas terkait untuk ditindaklanjuti agar menjadi aman. Terima kasih.”
Menerima informasi tersebut, personel Pamapta Polres Melawi langsung mendatangi lokasi yang disebutkan untuk melakukan pengecekan situasi sekaligus meningkatkan intensitas patroli malam di sepanjang jalur tersebut.
Sejumlah pengemudi mobil yang melintas di wilayah itu mengaku pernah mengalami kejadian serupa. Mereka menyebut lemparan batu kerap mengenai spion, kaca depan, hingga bodi kendaraan, sehingga menimbulkan kerusakan dan membahayakan keselamatan pengendara.
Polres Melawi menegaskan bahwa laporan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial, akan segera ditindaklanjuti.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melaporkan jika melihat atau mengalami kejadian mencurigakan. Silakan gunakan layanan 110 sebagai jalur resmi untuk menghubungi pelayanan Polres Melawi, Kami juga akan terus melakukan patroli rutin di lokasi rawan guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan” Ungkap Kasubsi Penmas Humas Polres Melawi Aipda Arbain.
Berandanews24,Bondowoso – Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian dan pemberian penghargaan kepada delapan anggota berprestasi yang diselenggarakan di halaman Mapolres Bondowoso, Senin pagi. Dalam kegiatan tersebut, satu personel Polres Bondowoso menerima kenaikan pangkat pengabdian, yaitu AKP Didik Waluyo, yang menjabat sebagai Kapolsek Sumberwringin KMA. Berdasarkan penilaian kedinasan, rekam jejak positif, loyalitas, dan pengabdian tanpa cacat, beliau resmi dinaikkan setingkat lebih tinggi menjadi Kompol, terhitung mulai tanggal 1 Desember 2025 (TMT 01-12-2025). Dalam amanatnya, Kapolres Bondowoso menyampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan institusi Polri kepada anggota yang telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa, memberikan kontribusi nyata, serta menjaga integritas selama menjalankan tugas. “Pangkat pengabdian adalah bentuk kehormatan tertinggi bagi anggota Polri yang konsisten menunjukkan loyalitas, dedikasi, dan etika profesi. Saya mengucapkan selamat kepada Kompol Didik Waluyo. Semoga kenaikan pangkat ini menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polres Bondowoso untuk terus bekerja dengan hati, penuh tanggung jawab, dan profesional,” ujar Kapolres. Di sisi lain, Kapolres Bondowoso juga memberikan penghargaan kepada delapan anggota Polres Bondowoso yang dianggap berprestasi dalam berbagai bidang tugas, mulai dari keberhasilan pengungkapan kasus kriminal, dedikasi dalam pelayanan masyarakat, peningkatan kinerja satuan, hingga kontribusi inovatif dalam mendukung tugas kepolisian. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar seluruh personel terus meningkatkan kualitas kinerja. Kapolres menegaskan pentingnya budaya kerja positif dan profesionalisme di lingkungan Polri, khususnya dalam menjaga kepercayaan masyarakat. “Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga stimulus agar personel terus meningkatkan kompetensi dan menjadi teladan di satuan masing-masing. Prestasi yang dicapai oleh rekan-rekan adalah bukti bahwa kerja keras dan komitmen selalu mendapat tempat di institusi ini,” ungkapnya. Upacara berlangsung khidmat, diikuti oleh Pejabat Utama Polres Bondowoso, para perwira, serta seluruh anggota yang hadir. Setelah pelaksanaan upacara, acara dilanjutkan dengan ucapan selamat serta sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian para personel.(AK47)
BerandaNews24,Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Bhayangkari dan jajaran Polres di wilayah Jawa Barat mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatera. Bantuan diberangkatkan hari ini menggunakan sembilan truk logistik dan akan dihimpun terlebih dahulu di Mabes Polri, Pondok Cabe, Jakarta, sebelum disalurkan ke provinsi terdampak, Senin (01/12/2025)
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil donasi dari seluruh personel Polda Jabar, Bhayangkari, serta jajaran di 23 Polres. Dana yang terkumpul kemudian dialokasikan untuk membeli kebutuhan yang dinilai paling mendesak bagi para pengungsi.
“Kami mengirimkan berbagai kebutuhan vital, termasuk bantuan khusus bagi balita seperti susu, popok, dan perlengkapan penting lainnya karena banyak pengungsi yang membawa anak-anak kecil,” ujar Kapolda Jabar.
Selain bantuan kebutuhan dasar, Polda Jabar juga merespons kebutuhan penanganan jenazah di lokasi terdampak. Berdasarkan koordinasi terakhir, salah satu kebutuhan prioritas adalah kantong jenazah.
“Tadi malam disampaikan bahwa kebutuhan kantong mayat sangat penting. Kami mengirimkan 200 kantong mayat pada hari ini,” jelas Kapolda Jabar Rudi Setiawan.
Seluruh logistik bantuan dikirim menggunakan sembilan truk besar dan akan dikendalikan langsung melalui Mabes Polri sebelum disalurkan ke wilayah bencana. Polda Jawa Barat memastikan dukungan kemanusiaan tidak berhenti pada pengiriman hari ini. Bantuan lanjutan akan diberikan berdasarkan evaluasi kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling membantu dalam situasi darurat,” tutup Kapolda Jabar
Berandanews24,Sintang – Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.H., S.I.K bersama jajaran ASN Polres Sintang turut memperingati Hut Korps Pegawai Republik Indonesia ke-54, Senin (12/1) Pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sintang menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas dedikasi dan loyalitas yang diberikan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, keberadaan ASN memiliki peranan krusial dalam menjaga profesionalitas dan kualitas layanan Polres Sintang kepada masyarakat.
“Kita semua menyadari bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditopang oleh personel Polri, tetapi juga dari kinerja dan pengabdian para ASN. Di momen HUT Korpri ke-54 ini saya ingin menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi rekan-rekan ASN dalam mendukung pelaksanaan tugas di Polres Sintang,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan bahwa Korpri harus terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, netral, dan berintegritas tinggi.
“Harapan saya, ASN Polres Sintang dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta menjadi teladan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita jadikan momentum HUT Korpri ini untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa,” ungkapnya.
Peringatan HUT Korpri di Polres Sintang kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah sederhana sebagai bentuk kebersamaan antara Kapolres, personel Polri, dan ASN Polres Sintang. Momentum ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat Sintang.(AK47)
Berandanews24,Pondok Cabe, 1 Desember 2025 – Polri resmi menggerakkan kekuatan personel besar-besaran untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dalam doorstop pagi ini, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa penguatan personel menjadi salah satu fokus utama setelah wilayah terdampak memasuki fase pascabencana.
“Bapak Wakapolri melakukan pengecekan pasukan dalam rangka penguatan personel di lapangan,” ungkapnya. Dari Korps Brimob, sebanyak 300 personel diterjunkan, masing-masing 100 untuk tiga polda terdampak. Sabhara menurunkan 300 personel tambahan, serta Samapta mengirim 39 personel.
Unit anjing pelacak K9 dikerahkan khusus untuk memperkuat pencarian korban. “Sebanyak 11 anjing SAR dengan total 39 handler diterjunkan,” kata Trunoyudo.
Sementara itu, dari sisi medis, Pusdokkes mengirimkan 27 personel yang bertugas menangani kebutuhan kesehatan, identifikasi korban ante-mortem dan post-mortem, serta dukungan trauma healing dengan 20 personel khusus.
Di tengah mobilisasi besar ini, Polri tetap mengedepankan sinergi lintas lembaga. “Dengan kolaborasi BNPB/BPBD, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder lainnya, percepatan bantuan terus diupayakan,” tegas Trunoyudo.
Ia menutup pernyataan dengan doa bagi para korban. “Kita kembali mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak… Semoga para tenaga medis dan seluruh petugas diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.